Keuangan.id – 05 Mei 2026 | Pasangan ganda putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, mencuri sorotan dunia tenis setelah menorehkan hasil luar biasa di Madrid Open 2026. Keberhasilan mereka melaju hingga perempat final turnamen WTA 1000 tidak hanya menambah poin ranking, tetapi juga mengukuhkan posisi Indonesia di panggung tenis internasional.
Penampilan Gemilang di Madrid Open
Di Madrid, duo ini berhasil mengalahkan dua tim unggulan. Pada putaran pertama, mereka menumbangkan pasangan Ukraina‑Denmark, Marta Kostyuk dan Clara Tauson, dengan skor 6-3, 7-6(7-1). Kemenangan berikutnya melawan tim Spanyol‑Amerika Serikat, Cristina Bucsa dan Nicole Melichar‑Martinez, unggulan keenam, berakhir 6-4, 6-2. Meskipun akhirnya tersingkir di perempat final melawan Laura Siegemund dan Vera Zvonareva dalam super tie‑break yang sengit (7-5, 5-7, 8-10), pencapaian tersebut merupakan rekor terbaik mereka di turnamen WTA level tertinggi.
Dampak pada Ranking WTA
Berita resmi WTA pada 4 Mei 2026 mencatat lonjakan signifikan pada peringkat kedua pemain. Sebelum Madrid Open, Aldila berada di posisi 54 dunia; setelah poin tambahan, ia melaju ke peringkat 38. Janice Tjen juga menyaksikan kenaikan serupa, menembus zona top-40. Berikut tabel singkat perbandingan ranking sebelum dan sesudah turnamen:
| Pemain | Ranking Sebelum Madrid | Ranking Setelah Madrid |
|---|---|---|
| Aldila Sutjiadi | 54 | 38 |
| Janice Tjen | 46 | 39 |
Lonjakan ini menambah momentum bagi Indonesia menjelang kompetisi regional dan Grand Slam berikutnya.
Prestasi Sebelumnya
- Medali emas ganda putri SEA Games 2025, mengalahkan duo Thailand Mananchaya Sawangkaew / Peangtarn Plipuech.
- Juara WTA 125 Suzhou 2025 dan WTA 250 Chennai Open 2025 bersama Janice Tjen.
- Kampanye kuat di WTA 500 Charleston Open 2026, meski terhenti di babak pertama.
Persaingan dalam Kancah Internasional
Keberhasilan Aldila dan Janice tidak lepas dari persaingan ketat di sirkuit WTA. Di turnamen lain, Riya Bhatia, pemain ganda Indonesia lainnya, sempat bertemu Aldila di semifinal Chennai Open 2026, namun harus menyerah pada pasangan Janice dan Aldila dalam super tie‑break 8-10. Pertarungan tersebut menegaskan tingkat persaingan yang tinggi di antara rekan satu negara.
Prospek Kedepan
Dengan peringkat yang terus naik, Aldila Sutjiadi kini menjadi kandidat kuat untuk mengisi slot Indonesia pada turnamen WTA 1000 selanjutnya, termasuk Italian Open 2026 yang dijadwalkan di Roma. Jika mampu meniru performa di tanah liat seperti yang ditunjukkan Janice Tjen pada Italian Open, duo ini berpotensi menembus semifinal atau bahkan final.
Para pengamat menilai bahwa konsistensi dalam meraih poin pada turnamen elit, serta pengalaman di level WTA 125/250, akan menjadi kunci utama Aldila dalam menggapai peringkat top-30 dunia dalam satu tahun ke depan.
Secara keseluruhan, lonjakan ranking dan medali emas SEA Games menandai babak baru dalam karier Aldila Sutjiadi. Ia tidak hanya mengangkat nama pribadi, tetapi juga menegaskan kebangkitan tenis Indonesia di kancah global.
