Keuangan.id – 10 Maret 2026 | AirNav Indonesia kembali menggelar program Mudik Gratis 2026 Tahap II yang disambut antusias oleh calon pemudik di seluruh Indonesia. Dengan menyediakan sekitar 550 kursi kereta api gratis, program ini menargetkan warga yang ingin pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri tanpa terbebani biaya transportasi. Pendaftaran dibuka secara online pada 7 Maret 2026 pukul 20.00 WIB melalui situs resmi mudikairnav.com, sementara jadwal keberangkatan ditetapkan pada 15 Maret 2026 dan arus balik pada 29 Maret 2026.
Jadwal Keberangkatan dan Arus Balik
Seluruh keberangkatan program akan dimulai pada 15 Maret 2026, berangkat dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Penumpang yang berhasil lolos seleksi akan diberikan tiket elektronik yang dapat diakses melalui aplikasi atau email. Arus balik dijadwalkan pada 29 Maret 2026, dengan rute yang sama menuju Jakarta. Kedua jadwal tersebut dirancang agar peserta dapat merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa harus khawatir tentang transportasi pulang-pergi.
Rute Tersedia di Pulau Jawa
AirNav menyiapkan sejumlah rute strategis yang menghubungkan Jakarta dengan kota‑kota besar di Pulau Jawa. Berikut adalah daftar rute utama yang termasuk dalam program Tahap II:
- Jakarta – Bandung (Jalur Bandung)
- Jakarta – Yogyakarta (Jalur Solo‑Yogya)
- Jakarta – Surabaya (Jalur Pasuruan‑Surabaya)
- Jakarta – Semarang (Jalur Cikampek‑Semarang)
- Jakarta – Malang (Jalur Pasuruan‑Malang)
- Jakarta – Purwokerto (Jalur Cikampek‑Purwokerto)
Setiap rute dilengkapi dengan fasilitas kereta api kelas ekonomi yang telah ditingkatkan standar kebersihannya, serta dilengkapi protokol kesehatan sesuai regulasi pemerintah.
Syarat dan Ketentuan Peserta
Agar proses seleksi berjalan tertib, panitia menetapkan beberapa syarat mutlak bagi calon peserta. Syarat utama meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP atau Kartu Keluarga (KK) asli.
- Usia minimal 17 tahun; peserta di bawah 17 tahun harus didampingi orang tua atau wali.
- Memiliki akses internet untuk mengisi formulir pendaftaran online.
- Mengisi data diri secara lengkap dan akurat, termasuk nomor telepon yang dapat dihubungi.
- Mengikuti seluruh proses verifikasi dan validasi data yang dilakukan oleh panitia melalui email atau SMS.
Peserta yang tidak memenuhi salah satu kriteria di atas akan otomatis didiskualifikasi. Selain itu, kuota terbatas membuat proses seleksi bersifat kompetitif, sehingga penting bagi calon pemudik untuk memastikan semua dokumen siap sebelum mengirimkan formulir.
Cara Daftar Online
Prosedur pendaftaran dirancang sederhana namun memerlukan ketelitian. Berikut langkah‑langkah yang harus diikuti:
- Masuk ke situs resmi: Buka mudikairnav.com pada tanggal 7 Maret 2026 pukul 20.00 WIB.
- Isi formulir pendaftaran: Masukkan data pribadi, nomor KTP atau KK, dan pilih rute tujuan yang diinginkan.
- Unggah dokumen: Lampirkan foto KTP/KK serta pas foto terbaru berwarna dengan latar belakang merah atau putih.
- Verifikasi email: Setelah mengirimkan formulir, cek kotak masuk email untuk tautan verifikasi dan ikuti instruksinya.
- Tunggu hasil seleksi: Panitia akan mengirimkan pemberitahuan melalui SMS atau email paling lambat 10 hari setelah pendaftaran.
Setelah dinyatakan lolos, peserta akan menerima tiket elektronik beserta panduan detail keberangkatan. Penting untuk menyimpan tiket tersebut di ponsel atau mencetaknya sebagai bukti saat naik kereta.
Harapan dan Dampak Sosial
Program Mudik Gratis 2026 Tahap II diharapkan dapat mengurangi beban finansial jutaan keluarga yang ingin pulang ke kampung halaman. Dengan menyediakan ratusan kursi kereta api gratis, AirNav tidak hanya membantu mobilitas masyarakat tetapi juga berkontribusi pada penurunan kepadatan lalu lintas di jalan raya selama masa mudik. Selain itu, program ini menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor transportasi dalam mengatasi tantangan mobilitas massal pada musim Lebaran.
Keberhasilan tahap kedua ini juga membuka peluang untuk ekspansi program serupa pada tahun-tahun mendatang, termasuk penambahan rute di luar Pulau Jawa atau peningkatan kuota kursi. Bagi para pemudik, inisiatif ini merupakan angin segar yang memungkinkan mereka merayakan Idul Fitri bersama keluarga tanpa harus mengorbankan tabungan.











