Berita  

60 Siswa Sakit Diduga Akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

60 Siswa Sakit Diduga Akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa
60 Siswa Sakit Diduga Akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Keuangan.id – 05 April 2026 | JakartaBadan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permohonan maaf atas insiden keamanan pangan yang terjadi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Kelapa 2, Duren Sawit, Jakarta Timur. Insiden tersebut menyebabkan sejumlah siswa mengalami gejala gangguan pencernaan setelah mengonsumsi makanan yang disajikan.

Berikut langkah‑langkah yang diambil BGN:

  • Menanggung biaya pengobatan seluruh 60 korban yang telah teridentifikasi.
  • Menghentikan operasional SPPG Pondok Kelapa tanpa batas waktu hingga dapur memenuhi standar kebersihan, tata letak, dan instalasi pengolahan air limbah.
  • Memperketat pengawasan kualitas bahan makanan, prosedur penyimpanan, serta waktu antara proses memasak dan penyajian.

Insiden pertama kali dilaporkan pada Kamis, 2 April, ketika guru melaporkan 36 siswa mengalami sakit perut, diare, dan mual setelah makan siang. Pada hari berikutnya, Jumat, 3 April, gejala serupa muncul pada siswa lain, sehingga total korban mencapai 60 orang. Semua korban telah mendapatkan penanganan medis dan kondisi mereka dilaporkan membaik.

Menu yang disajikan pada saat kejadian meliputi spageti, bola‑bola daging, orak‑arik tahu telur, sayuran campur, dan stroberi. Dugaan sementara menyebutkan bahwa makanan tidak dalam kondisi segar dan jeda waktu yang terlalu lama antara proses memasak dan konsumsi menurunkan kualitas makanan, sehingga memicu gangguan kesehatan.

BGN menegaskan komitmennya untuk melakukan audit menyeluruh pada seluruh SPPG, meningkatkan pelatihan bagi petugas dapur, serta memperketat standar keamanan pangan demi mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *