Berita  

22 WNI Tiba di Soekarno-Hatta, Gelombang Kedua 10 Orang Mengakhiri Evakuasi dari Iran

22 WNI Tiba di Soekarno-Hatta, Gelombang Kedua 10 Orang Mengakhiri Evakuasi dari Iran
22 WNI Tiba di Soekarno-Hatta, Gelombang Kedua 10 Orang Mengakhiri Evakuasi dari Iran

Keuangan.id – 12 Maret 2026 | Jakarta, 12 Maret 2026 – Sejumlah 22 warga negara Indonesia (WNI) berhasil kembali ke tanah air pada Selasa 10 Maret 2026, diikuti oleh 10 WNI pada Rabu 11 Maret 2026, menandai selesainya dua gelombang evakuasi warga Indonesia dari Iran yang tengah dilanda konflik berskala internasional.

Rangkaian Evakuasi: Dari Baku ke Soekarno‑Hatta

Gelombang pertama dimulai pada sore hari Selasa, ketika 22 WNI tiba di Bandara Internasional Soekarno‑Hatta, Terminal 3, sekitar pukul 18.00 WIB. Mereka menempuh rute darat dari Tehran ke Baku, Azerbaijan, lalu melanjutkan penerbangan ke Jakarta. Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut kedatangan mereka, menyampaikan, “Selamat datang kembali ke Indonesia. Kami berterima kasih kepada Kedutaan RI di Tehran dan Baku serta pemerintah Azerbaijan yang telah memfasilitasi jalur aman ini.”

Menurut data KBRI Tehran, terdapat lebih dari 300 WNI yang berada di Iran, mayoritas pelajar di Qom serta pekerja migran. Pemerintah RI memantau situasi secara intensif, mengoordinasikan pendataan, dan menyiapkan kontinjensi bagi warga yang masih berada di zona konflik.

Gelombang Kedua: 10 WNI Tiba Secara Mandiri

Pada Rabu malam, 10 WNI tambahan keluar dari area Imigrasi Terminal 3 pada pukul 19.13 WIB. Berbeda dengan gelombang pertama, kedatangan kali ini tidak disertai pendampingan resmi Kementerian Luar Negeri; para WNI melintasi pintu keluar jalur umrah secara mandiri, membawa koper besar dan tas ransel. Sesaat setelah keluar, mereka disambut keluarga yang telah menunggu di area kedatangan, menimbulkan momen haru yang terekam dalam sejumlah foto.

“Kami sangat bersyukur dapat kembali bersama keluarga menjelang Idulfitri,” ujar salah satu WNI yang menolak memberi keterangan lebih lanjut kepada media.

Reaksi Pemerintah dan Langkah Selanjutnya

Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi WNI di luar negeri: “Langkah evakuasi ini menunjukkan prioritas pemerintah dalam memastikan keselamatan warga negara, terutama di tengah dinamika konflik Timur Tengah.”

Menko Polkam menambahkan bahwa proses pemantauan situasi akan terus berlanjut, dan gelombang ketiga akan dipersiapkan bagi 36 WNI yang telah mendaftar untuk repatriasi. “Kami mengimbau semua WNI yang masih berada di kawasan konflik untuk tetap berkoordinasi dengan perwakilan RI setempat,” pungkasnya.

Statistik dan Data Pendukung

  • Total WNI yang berhasil dievakuasi hingga saat ini: 32 orang (22 + 10).
  • WNI yang terdaftar untuk gelombang kedua: 36 orang.
  • Jumlah WNI yang masih berada di Iran menurut KBRI Tehran: sekitar 329 orang.
  • Rute evakuasi utama: Tehran → Baku (Azerbaijan) → Jakarta.

Pengaruh Konflik Terhadap Mobilitas WNI

Konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang memuncak pada awal Maret 2026 meningkatkan risiko keamanan, memicu keputusan pemerintah Indonesia untuk melaksanakan evakuasi berskala. Meskipun situasi di Teheran masih mencekam dengan ancaman rudal, tidak ada laporan cedera di antara WNI yang dievakuasi.

Dalam pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa proses repatriasi akan terus dilakukan secara terkoordinasi dengan otoritas setempat, serta mengapresiasi dukungan negara-negara transit seperti Azerbaijan yang membuka jalur darat dan udara.

Dengan selesainya dua gelombang evakuasi, harapan kini tertuju pada penyelesaian damai konflik di Timur Tengah, yang akan memungkinkan WNI yang masih berada di Iran untuk kembali ke Indonesia secara aman.

Keseluruhan proses evakuasi menegaskan kesiapan dan kecepatan respons pemerintah Indonesia dalam melindungi warganya di luar negeri, sekaligus memperlihatkan kerja sama bilateral yang efektif dalam situasi krisis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *