Keuangan.id – 16 Maret 2026 | Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyambut baik pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh PT Pertamina (Persero) sebagai langkah strategis untuk menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG selama periode mudik Lebaran 2026. Ketua YLKI, Niti Emiliana, menyatakan bahwa satgas yang beroperasi mulai 9 Maret hingga 1 April 2026 diharapkan dapat memastikan distribusi energi tetap lancar di seluruh wilayah Indonesia.
Data kesiapan infrastruktur Pertamina
- 7.885 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)
- 6.777 unit Pertashop
- 6.662 agen LPG
- 757 SPBE (Stasiun Pengisian Bahan Energi)
- 223 agen minyak tanah
- 96 unit layanan modular BBM
- 62 kios Pertamina
- 200 unit Motorist BBM
- 200 mobil tangki dalam kondisi siaga
Selain infrastruktur fisik, Pertamina juga menyediakan fasilitas “Serambi MyPertamina” di 43 titik strategis, meliputi rest area tol, jalur non‑tol, bandara, pelabuhan, dan stasiun kereta api. Fasilitas ini menawarkan layanan tambahan seperti pemeriksaan kesehatan dan kursi pijat untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pemudik.
Catatan YLKI untuk Pertamina
- Memastikan distribusi BBM dan LPG merata di semua jalur mudik.
- Menjaga kualitas dan takaran energi sesuai standar.
- Menanggapi keluhan konsumen secara cepat dan transparan.
YLKI juga mengingatkan bahwa upaya menjaga ketahanan energi harus berkelanjutan, tidak hanya pada masa Lebaran. Niti mengharapkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan Pertamina untuk mengatasi dinamika geopolitik global yang dapat memengaruhi pasokan energi nasional.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan konsumen dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan tanpa gangguan pasokan energi.











