Keuangan.id – 11 April 2026 | Saham PT Vira Teknologi Rekayasa (VKTR) mencatat kenaikan sebesar 5,98% pada sesi perdagangan pagi ini setelah Presiden Republik Indonesia meresmikan pabrik terbaru milik perusahaan tersebut. Peresmian pabrik ini menandai langkah penting dalam ekspansi produksi kendaraan listrik (EV) yang tengah digencarkan pemerintah untuk mendukung transisi energi bersih.
Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan saham VKTR:
- Proyek kendaraan listrik: VKTR telah menandatangani beberapa kontrak dengan lembaga pemerintah dan swasta untuk penyediaan komponen EV, sehingga menimbulkan antisipasi kenaikan pendapatan.
- Pabrik baru: Fasilitas produksi yang baru dibangun seluas 15.000 meter persegi dilengkapi dengan lini perakitan otomatis, meningkatkan kapasitas output hingga 20.000 unit per tahun.
- Dukungan pemerintah: Kehadiran Presiden dalam acara peresmian menunjukkan dukungan politik yang kuat, menambah kepercayaan investor terhadap kelangsungan proyek.
- Sentimen pasar: Indeks LQ45 dan sektor otomotif menunjukkan tren positif, memperkuat likuiditas saham VKTR.
Data harga penutupan menunjukkan bahwa saham VKTR diperdagangkan pada level Rp 1.250 per lembar, naik dari Rp 1 180 pada penutupan sebelumnya. Volume perdagangan hari ini mencapai 1,2 juta lembar, menandakan minat beli yang tinggi dari institusi maupun investor ritel.
Para analis memperkirakan bahwa dengan operasional pabrik yang sudah berjalan, VKTR dapat meningkatkan margin laba bersih sebesar 3-5% pada kuartal berikutnya. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa persaingan di sektor EV semakin ketat, sehingga perusahaan perlu terus berinovasi dalam teknologi baterai dan manajemen biaya.
