Keuangan.id – 14 Mei 2026 | Bank digital kini semakin mengambil peran penting dalam aktivitas keuangan masyarakat Indonesia. Jika sebelumnya hanya digunakan sebagai layanan tambahan, kini bank digital mulai menjadi pilihan utama untuk berbagai kebutuhan transaksi sehari-hari, mulai dari top up dompet digital, pembayaran QRIS, hingga transaksi belanja online.
Pertumbuhan transaksi digital di Indonesia pun terus menunjukkan tren positif. Data Bank Indonesia mencatat volume pembayaran digital mencapai 14,28 miliar transaksi pada triwulan I 2026. Kenaikan juga terjadi pada penggunaan mobile banking, internet banking, hingga transaksi QRIS yang tumbuh 116,45 persen secara tahunan.
Survei Persepsi dan Kepuasan Pengguna terhadap Layanan Bank Digital di Indonesia 2026 yang dilakukan Ipsos Indonesia menunjukkan bahwa kemudahan dan kecepatan transaksi menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam memilih bank digital. Sebanyak 71 persen masyarakat memilih bank digital karena kemudahan transaksi praktis.
Integrasi layanan bank digital dengan ekosistem belanja online serta dompet digital kini menjadi faktor penting bagi 66 persen pengguna. SeaBank menduduki posisi teratas dalam dukungan transaksi harian, pengisian dompet digital, serta integrasi ekosistem berdasarkan survei Ipsos April 2026.
Di sisi lain, pertumbuhan kredit perbankan nasional dinilai masih sangat bergantung pada investasi publik dan belanja prioritas pemerintah. Chief Economist Josua Pardede menilai, perputaran ekonomi domestik perlu diperkuat agar pertumbuhan kredit dapat berlangsung lebih organik dan berkelanjutan.
Pertumbuhan kredit investasi yang melonjak 20,85 persen secara tahunan tidak terlepas dari berbagai program prioritas pemerintah. Namun, keberlanjutan pertumbuhan kredit investasi ke depan masih akan sangat dipengaruhi oleh dukungan fiskal pemerintah, terutama melalui alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur dan proyek-proyek prioritas nasional.
Survei Ipsos juga menemukan aktivitas yang paling dominan dilakukan lewat bank digital adalah pengisian saldo dompet digital dan belanja online. Hal ini menunjukkan integrasi dengan ekosistem digital seperti e-commerce dan layanan pembayaran lainnya makin penting bagi pengguna.
Dalam survei tersebut, SeaBank menjadi aplikasi bank digital yang paling banyak dipilih untuk mendukung kenyamanan transaksi harian dengan capaian 52 persen. Posisi berikutnya ditempati Bank Jago (50 persen), Neobank (49 persen), Allo Bank (40 persen), dan Superbank (39 persen).
Intinya, bank digital kini berperan sebagai platform utama aktivitas finansial harian masyarakat, dengan fokus pada kemudahan penggunaan, kecepatan layanan, serta pengalaman transaksi yang seamless. Oleh karena itu, bank digital harus terus meningkatkan kualitas layanan dan integrasi dengan ekosistem digital untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
