Berita  

Viral Sekolah Kusam Majalengka di Samping Dapur MBG Baru Pecah Kontroversi, Disdik Angkat Suara

Viral Sekolah Kusam Majalengka di Samping Dapur MBG Baru Pecah Kontroversi, Disdik Angkat Suara
Viral Sekolah Kusam Majalengka di Samping Dapur MBG Baru Pecah Kontroversi, Disdik Angkat Suara

Keuangan.id – 07 Mei 2026 | Sejumlah warganet menggemparkan media sosial dengan foto-foto sebuah sekolah yang tampak kusam di Majalengka, berdiri bersebelahan dengan dapur baru Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Gambar-gambar tersebut menimbulkan pertanyaan tentang kondisi fasilitas pendidikan serta pelaksanaan program gizi di wilayah tersebut.

Latar Belakang Kontroversi

Isu muncul ketika seorang orang tua murid memposting video yang memperlihatkan kondisi bangunan sekolah yang terlihat usang, sementara dapur MBG baru tampak modern dan bersih. Banyak netizen menilai ketidaksesuaian antara penampilan sekolah kusam Majalengka dan fasilitas dapur yang baru sebagai indikasi kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur pendidikan.

Penjelasan Badan Gizi Nasional (BGN) tentang MBG

Menanggapi spekulasi yang beredar, Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan publik bahwa program MBG telah diterapkan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dan tidak ada kasus penyingkiran siswa karena mengkritik program tersebut. Koordinator Regional BGN Jawa Tengah, Reza Mahendra, menegaskan bahwa isu serupa sebelumnya hanya merupakan kesalahpahaman terkait besaran anggaran menu MBG.

Reza menjelaskan bahwa orang tua sempat mengira tarif paket MBG sebesar Rp15 ribu, padahal tarif sebenarnya Rp8 ribu untuk porsi kecil dan Rp10 ribu untuk porsi besar. Kesalahpahaman ini telah diselesaikan melalui pertemuan antara pihak sekolah dan wali murid, serta dilengkapi dengan proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang melibatkan aparat setempat.

Tanggapan Dinas Pendidikan Majalengka (Disdik)

Menanggapi sorotan publik, Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka (Disdik) mengeluarkan pernyataan resmi. Disdik menegaskan bahwa pembangunan dapur MBG baru merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi bagi siswa, sekaligus mendukung program pemerintah untuk mengurangi angka stunting.

Menurut Kepala Dinas, Ahmad Zainul, pembangunan dapur tersebut telah melalui prosedur perencanaan yang transparan, dengan alokasi dana yang sesuai dengan standar nasional. Disdik juga mengakui bahwa kondisi bangunan sekolah yang kurang memadai perlu menjadi prioritas perbaikan, dan sudah merencanakan renovasi menyeluruh dalam tiga fase, dimulai pada kuartal berikutnya.

Langkah Perbaikan dan Harapan

Berikut rangkaian langkah yang akan ditempuh oleh pihak terkait:

  • Audit menyeluruh terhadap kondisi fisik sekolah yang dinyatakan kusam, meliputi struktur bangunan, fasilitas sanitasi, dan ruang kelas.
  • Pembenahan fasilitas dapur MBG agar dapat beroperasi optimal dan terintegrasi dengan kegiatan belajar mengajar.
  • Penyuluhan gizi berkelanjutan kepada orang tua murid untuk menghindari kesalahpahaman tentang biaya dan manfaat program MBG.
  • Peningkatan transparansi anggaran melalui publikasi laporan keuangan bulanan yang dapat diakses masyarakat.

Para guru dan kepala sekolah di wilayah tersebut menyatakan dukungan penuh terhadap program MBG, menekankan pentingnya asupan gizi seimbang bagi pertumbuhan anak. “Kami melihat antusiasme tinggi dari siswa saat MBG dibagikan, dan hal ini meningkatkan konsentrasi mereka selama belajar,” ujar Sri Umbartiningsih, Kepala SDN 01 Banjaranyar.

Ke depannya, Disdik berharap bahwa sinergi antara perbaikan infrastruktur sekolah dan program gizi dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sekaligus menjawab aspirasi masyarakat Majalengka yang menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana publik.

Dengan upaya kolaboratif antara pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, serta komunitas sekolah, diharapkan kontroversi yang sempat memanas dapat mereda, dan fokus kembali pada peningkatan kualitas pendidikan serta kesehatan anak di Majalengka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *