Keuangan.id – 05 April 2026 | Candyco, sebuah usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak di bidang rajutan kustom, berhasil meningkatkan kelas usahanya berkat program LinkUMKM yang dikelola Bank Rakyat Indonesia (BRI). Melalui transformasi digital dan penerapan strategi pemasaran yang lebih terstruktur, Candyco kini dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kualitas produk.
Program LinkUMKM BRI menyediakan dukungan berupa pelatihan digital, akses permodalan, serta konsultasi pemasaran. Dengan memanfaatkan platform digital, Candyco mampu menerima pesanan secara online, mengelola produksi secara efisien, dan mengoptimalkan interaksi dengan konsumen.
Berikut beberapa manfaat utama yang diperoleh Candyco dari LinkUMKM:
- Peningkatan kemampuan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace.
- Akses pembiayaan dengan bunga kompetitif untuk meningkatkan kapasitas produksi.
- Pelatihan manajemen keuangan dan pengelolaan inventaris.
- Mentoring strategi branding yang menekankan keunikan desain rajutan.
Hasilnya, dalam kurun waktu enam bulan, Candyco mencatat peningkatan omzet sebesar 45 % dan berhasil menambah jaringan reseller di tiga provinsi. Selain itu, tingkat kepuasan pelanggan naik menjadi 92 % menurut survei internal.
Direktur Candyco, Rina Widyastuti, menyatakan, “Program LinkUMKM BRI memberi kami landasan yang kuat untuk bertransformasi secara digital. Kami kini lebih percaya diri dalam bersaing di pasar nasional, bahkan menatap peluang ekspor.”
Keberhasilan Candyco menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara lembaga keuangan dan UMKM dapat mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif. Pemerintah dan sektor perbankan diharapkan terus memperluas skema serupa agar lebih banyak usaha mikro dapat naik kelas, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).











