Keuangan.id – 01 April 2026 | Universitas Indonesia (UI) kembali mencuri perhatian dunia akademik pada tahun 2026. Peningkatan peringkat pada seluruh rumpun keilmuan di QS World University Rankings by Subject sekaligus penerimaan lebih dari dua ribu calon mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) menegaskan posisi UI sebagai institusi riset terdepan di Asia Tenggara.
Peningkatan Peringkat Global UI pada QS 2026
Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, mengungkapkan pada Rabu (1 April) bahwa UI berhasil meningkatkan posisi pada semua broad subject di edisi 2026. Rumpun Social Sciences & Management naik menjadi peringkat 146 dunia, sebelumnya 176. Arts & Humanities berada di peringkat 168 (dari 190), Life Sciences & Medicine pada peringkat 281 (dari 331), dan Engineering & Technology melonjak ke 262 (dari 368). Untuk pertama kalinya, Natural Sciences masuk dalam rentang 451‑500.
Prestasi ini tidak hanya tercermin pada broad subject, tetapi juga pada narrow subject. Tiga puluh bidang studi UI masuk dalam peringkat global, naik dari 27 bidang tahun sebelumnya. Antropologi dan Library & Information Management berhasil menembus 100 besar dunia, sementara Fakultas Hukum menempati peringkat 96. Fakultas Kedokteran Gigi (Dentistry) berada di zona 51‑150, dan bidang seperti Accounting & Finance, Development Studies, Social Policy, serta Languages berada di zona 101‑150.
Penerimaan Mahasiswa Baru lewat SNBP 2026
Di sisi lain, UI menerima 2.078 calon mahasiswa baru melalui jalur SNBP 2026. Dari total 35.118 pendaftar, UI menyeleksi calon terbaik dengan perhatian khusus pada daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), di mana 78 mahasiswa berasal dari wilayah tersebut. Rektor menegaskan bahwa tingginya minat ini mencerminkan kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan UI.
Distribusi penerimaan per fakultas menunjukkan dominasi Program Pendidikan Vokasi dengan 366 mahasiswa, diikuti Fakultas Teknik (342), Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (225), serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (191). Fakultas Ekonomi dan Bisnis menerima 170 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 124, Fakultas Hukum 114, Fakultas Ilmu Komputer 112, dan seterusnya hingga Fakultas Kedokteran Gigi dengan 31 mahasiswa. Selain itu, UI mengalokasikan 289 beasiswa KIP Kuliah untuk memperluas akses pendidikan inklusif.
- Fakultas Vokasi: 366 mahasiswa
- Fakultas Teknik: 342 mahasiswa
- Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya: 225 mahasiswa
- Fakultas MIPA: 191 mahasiswa
- Fakultas Ekonomi & Bisnis: 170 mahasiswa
- Fakultas Hukum: 114 mahasiswa
- Fakultas Ilmu Komputer: 112 mahasiswa
- Fakultas Kedokteran: 60 mahasiswa
- Beasiswa KIP Kuliah: 289 mahasiswa
Strategi UI ke Depan
Prof. Heri menekankan bahwa peningkatan peringkat dan penerimaan mahasiswa baru merupakan bukti efektifnya strategi transformasi UI. Fokus utama ke depan meliputi penguatan kolaborasi internasional, peningkatan riset berdampak tinggi, serta pengembangan bidang sains dan teknologi untuk menjawab tantangan global. UI juga berkomitmen memperluas jaringan alumni, meningkatkan relevansi lulusan di pasar kerja, serta menumbuhkan budaya inovasi di seluruh kampus.
Langkah konkret yang direncanakan meliputi peningkatan fasilitas laboratorium, program pertukaran mahasiswa dengan universitas top dunia, serta pembentukan pusat riset terintegrasi yang menghubungkan ilmu sosial‑humaniora dengan ilmu alam. Dengan pendekatan kolaboratif dan inovatif, UI berharap dapat mempertahankan posisi di atas 180 dunia pada QS Rankings berikutnya.
Secara keseluruhan, kombinasi prestasi akademik di kancah internasional dan kebijakan penerimaan yang inklusif menjadikan Universitas Indonesia sebagai pilihan utama bagi generasi muda yang menginginkan pendidikan tinggi berkualitas dan berorientasi global.
