Keuangan.id – 11 Mei 2026 |
Uang primer adjusted April 2026 RI telah mencapai Rp2.232,2 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 14,3 persen. Pembesaran ini dipicu oleh peningkatan giro bank dan uang kartal. Data ini merupakan hasil penelitian Bank Indonesia (BI) yang menunjukkan tendensi positif dalam sektor keuangan nasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, BI telah berupaya meningkatkan stabilitas keuangan melalui berbagai kebijakan. Kebijakan ini termasuk regulasi yang lebih ketat terhadap bank-bank dan perusahaan keuangan lainnya. Hasilnya, sektor keuangan RI telah menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Pertumbuhan uang primer ini menunjukkan bahwa perekonomian nasional sedang dalam tahap pemulihan. Peningkatan giro bank dan uang kartal juga menunjukkan bahwa masyarakat mulai percaya lagi dengan sistem keuangan nasional. Namun, masih perlu perhatian lebih lanjut untuk memastikan bahwa kebijakan keuangan yang diambil tidak akan mengganggu stabilitas keuangan nasional di masa depan.
Dengan demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan uang primer ini. Selain itu, pemerintah harus terus mengawasi dan mengatur kebijakan keuangan untuk menjaga stabilitas keuangan nasional.











