Keuangan.id – 05 Mei 2026 | Tugure menargetkan tercapainya ekuitas minimum sebesar Rp 2 triliun pada akhir 2028 sebagai bagian dari kepatuhan terhadap ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Target ambisius ini menjadi fokus utama dalam strategi jangka panjang perusahaan.
Strategi utama untuk mencapai target
Untuk menutup kesenjangan antara ekuitas saat ini dan target 2028, Tugure menyusun rencana bisnis yang bersifat moderat namun fleksibel. Beberapa langkah kunci yang diidentifikasi meliputi:
- Peningkatan profitabilitas melalui optimalisasi operasional dan diversifikasi produk.
- Penambahan modal baru baik melalui penawaran saham baru maupun penerbitan obligasi.
- Restrukturisasi portofolio aset untuk meningkatkan rasio kecukupan modal.
- Kolaborasi strategis dengan lembaga keuangan lain guna memperluas basis pendanaan.
Proyeksi ekuitas hingga 2028
| Tahun | Ekuitas (Rp Triliun) |
|---|---|
| 2024 | 1,2 |
| 2025 | 1,5 |
| 2026 | 1,7 |
| 2027 | 1,9 |
| 2028 | 2,0 |
Proyeksi di atas menunjukkan kenaikan tahunan yang konsisten, didukung oleh upaya penambahan modal dan peningkatan laba bersih. Manajemen menegaskan bahwa fleksibilitas dalam rencana bisnis memungkinkan penyesuaian cepat bila kondisi pasar berubah.
Jika berhasil, pencapaian ekuitas minimum tersebut tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap regulasi OJK, tetapi juga memperkuat posisi Tugure dalam industri keuangan serta meningkatkan kepercayaan investor.











