Keuangan.id – 08 April 2026 | Situasi transfer Pratama Arhan semakin memanas setelah ia resmi dinyatakan bebas klub. Selama beberapa pekan terakhir, spekulasi mengenai kepindahannya ke klub-klub papan atas Liga 1 menggelora di media sosial, terutama di kalangan suporter Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta. Namun, kabar terbaru mengungkap bahwa harapan-harapan tersebut kini harus berlabuh pada kenyataan pahit.
Juru bicara PSSI sekaligus ketua Jurnalis Pers Jawa Pos, Taufiq Ardyansyah, menegaskan dalam sebuah unggahan resmi bahwa Pratama tidak akan bergabung dengan klub Liga 1 manapun dalam waktu dekat, termasuk Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya. Menurutnya, Arhan masih bertekad melanjutkan karier di luar negeri meskipun sebelumnya gagal menancapkan prestasi di Suwon FC (Korea Selatan) dan Tokyo Verdy (Jepang).
Rencana Luar Negeri dan Pilihan Klub
Berita selanjutnya menyebutkan bahwa Thailand menjadi tujuan potensial bagi bek kiri berusia 22 tahun ini. Hingga kini belum ada konfirmasi resmi, namun nama-nama klub Thai League 1 telah muncul dalam lingkaran agen pemain internasional. Berikut beberapa opsi yang sedang dipertimbangkan:
- Chonburi FC – klub yang dikenal memberi peluang bermain reguler bagi pemain muda asing.
- Bangkok United – tim dengan ambisi memperkuat lini pertahanan menjelang kompetisi AFC Champions League.
- Port FC – klub yang baru saja melakukan restrukturisasi skuad dan membutuhkan bek kiri berpengalaman.
Sementara itu, Persija Jakarta tidak tinggal diam. Setelah kabar kegagalan mengamankan jasa Arhan tersebar, manajemen klub langsung menyoroti alternatif lain. Nama Pablo Andrade, bek kiri asal Brasil yang sebelumnya bermain di Liga Islandia, muncul sebagai kandidat terkuat untuk mengisi kekosongan tersebut. Keputusan cepat ini mencerminkan keinginan Persija untuk menjaga stabilitas pertahanan menjelang kompetisi domestik dan AFC Cup.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya masih belum mengumumkan langkah konkret. Manajemen klub belum memberikan pernyataan resmi mengenai upaya perekrutan pemain baru untuk posisi yang sama. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengingat peran penting bek kiri dalam taktik yang diusung pelatih.
Karier Internasional dan Akademik
Di luar isu transfer, Pratama Arhan terus menambah daftar pencapaian. Pada Maret 2025, ia dipanggil masuk ke skuad sementara Tim Nasional Indonesia untuk menghadapi Australia dan Bahrain dalam fase akhir kualifikasi Piala Dunia 2026. Penampilan di tim A menegaskan bahwa kualitasnya tetap diakui meski tanpa klub.
Tak hanya di lapangan, Arhan juga mencatat prestasi akademik. Pada April 2026, ia berhasil menyelesaikan gelar Sarjana (S‑1) di Universitas Dian Nuswantoro, menambah nilai plus bagi citra pemain profesional yang mengedepankan pendidikan. Ia kini berencana melanjutkan ke jenjang Magister (S‑2) untuk memperdalam pengetahuan di bidang manajemen olahraga.
Aspek Pribadi: Hubungan dengan Azizah Salsha
Dalam ranah pribadi, Arhan berada di tengah sorotan media akibat pernikahannya dengan influencer Azizah Salsha. Baru-baru ini, pasangan tersebut menonjolkan sikap damai setelah menyelesaikan perselisihan publik dengan figur bernama Bigmo. Meskipun peristiwa tersebut tidak berhubungan langsung dengan karier sepak bola, dinamika keluarga sering kali menjadi bahan perbincangan pendukung dan memberi gambaran tentang stabilitas emosional pemain.
Kesimpulannya, saga transfer Pratama Arhan menegaskan betapa dinamisnya pasar pemain Indonesia. Harapan tinggi suporter Persebaya dan Persija harus beralih pada realita bahwa pemain muda berbakat ini lebih memilih tantangan di kancah internasional. Dengan panggilan ke Timnas, prestasi akademik, serta kemungkinan melangkah ke Liga Thailand, masa depan Arhan tetap terbuka, meski status bebas klub menimbulkan ketidakpastian bagi klub-klub domestik yang masih mencari pengganti.











