Keuangan.id – 30 Maret 2026 | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melaporkan bahwa platform digitalnya, Qlola by BRI, telah mencatat volume transaksi sebesar Rp2.141,37 triliun hingga akhir Februari 2026.
Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan periode sebelumnya dan menandakan peningkatan adopsi layanan digital di kalangan nasabah korporasi.
- Volume transaksi: Rp2.141,37 triliun.
- Pertumbuhan pengguna: naik 33% secara tahunan.
- CASA (Current Account Saving Account) yang dihimpun: Rp369,35 triliun, tumbuh 27% yoy.
Direktur Corporate Banking BRI, Riko Tasmaya, menjelaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan kebutuhan pelaku usaha akan solusi yang lebih terstruktur dan responsif dalam mengelola transaksi keuangan. Ia menegaskan bahwa Qlola by BRI dirancang sebagai platform terintegrasi yang memungkinkan nasabah mengakses berbagai layanan perbankan melalui satu sistem masuk (single sign‑on), sehingga proses bisnis menjadi lebih efisien.
Platform Qlola by BRI menawarkan rangkaian layanan mulai dari pembayaran, penerimaan dana, hingga manajemen likuiditas, semuanya dapat dikelola dalam satu antarmuka. Dengan pendekatan digital ini, BRI berharap dapat memperkuat struktur pendanaan dari segmen bisnis, khususnya melalui peningkatan dana CASA yang lebih murah.
Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus mengembangkan Qlola sebagai bagian dari strategi digitalisasi layanan perbankan korporasi, menyesuaikan fitur dengan kebutuhan berbagai sektor usaha.
