Keuangan.id – 24 April 2026 | Transaksi Kartu Kredit Mandiri mengalami lonjakan signifikan sebesar 24,3% pada kuartal I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan fasilitas pembayaran non-tunai, terutama selama bulan suci Ramadan.
Beberapa faktor utama yang mendorong pertumbuhan tersebut antara lain:
- Belanja Ramadan: Selama bulan puasa, konsumen cenderung meningkatkan pengeluaran untuk kebutuhan makanan, pakaian, dan hadiah. Penggunaan kartu kredit menjadi pilihan praktis untuk menunda pembayaran hingga akhir bulan.
- Penguatan layanan digital: Bank Mandiri terus memperluas ekosistem digitalnya, termasuk peluncuran aplikasi mobile yang memudahkan transaksi, program cashback, dan fitur keamanan berbasis AI.
- Peningkatan promosi: Bank menawarkan program promosi khusus, seperti diskon merchant dan poin reward ganda, yang menarik lebih banyak nasabah aktif.
Data berikut menampilkan perbandingan nilai transaksi antara kuartal I 2025 dan kuartal I 2026:
| Periode | Nilai Transaksi (triliun IDR) | Pertumbuhan (%) |
|---|---|---|
| Q1 2025 | 12,3 | – |
| Q1 2026 | 15,3 | 24,3 |
Dengan peningkatan tersebut, kontribusi kartu kredit terhadap pendapatan non-bunga Bank Mandiri diproyeksikan akan terus naik, memperkuat posisi bank dalam lanskap perbankan digital Indonesia.











