Volume transaksi BI-FAST telah mencapai 1,89 miliar dengan nilai Rp 4.738 triliun hingga April 2026. Hal ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, sebesar 35%, dibandingkan dengan periode sebelumnya. BI-FAST merupakan salah satu faktor yang mendorong pendapatan komisi bank, karena transaksi yang dilakukan melalui platform ini memberikan pendapatan tambahan bagi bank. Dengan demikian, BI-FAST menjadi salah satu mesin pertumbuhan fee income bank.
Transaksi BI-FAST Perbankan Melonjak 35%, Jadi Mesin Pertumbuhan Fee Income Bank
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Keuangan.id – 25 Mei 2026 | Prudential Indonesia menerapkan sejumlah upaya dalam mengantisipasi fenomena inflasi…










