Berita  

Tragis! Nenek 62 Tewas Tertembak Senapan Angin Anak 11 Tahun di Cirebon, Orang Tua Meninggal

Tragis! Nenek 62 Tewas Tertembak Senapan Angin Anak 11 Tahun di Cirebon, Orang Tua Meninggal
Tragis! Nenek 62 Tewas Tertembak Senapan Angin Anak 11 Tahun di Cirebon, Orang Tua Meninggal

Keuangan.id – 14 Mei 2026 | Tragis! Sebuah insiden terjadi di Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Rabu (6/5) lalu. Seorang nenek berusia 62 tahun meninggal dunia setelah terkena tembakan senapan angin yang dimainkan anaknya sendiri yang masih berusia 11 tahun.

Kejadian Tragis

Menurut Kapolsek Cikedung, Iptu Anang Purwanto, kejadian tersebut berlangsung ketika orang tua anak tersebut sedang menjemur padi di halaman rumah. Mereka menggunakan senapan angin untuk mengusir burung yang datang memakan padi. Namun, saat orang tuanya masuk ke dalam rumah, senapan itu diduga tertinggal di luar dan kemudian diambil oleh anak tersebut.

  • Anak itu lalu memainkan senapan hingga peluru mengenai nenek yang saat itu sedang beristirahat sambil menjaga padi yang dijemur.
  • Orang tuanya kemudian menemukan nenek mereka dalam keadaan terluka dan membawanya ke RS Mitra Plumbon Indramayu untuk menerima penanganan medis.

Nenek tersebut sempat dirawat, tetapi pada Senin (11/5) kondisinya terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Penyelidikan Polisi

Polisi masih mendalami jenis senapan angin yang digunakan dalam kejadian tersebut. Selain itu, kepolisian juga berencana memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan penggunaan dan penyimpanan senapan angin.

  • Warga yang memiliki senapan angin diimbau menyimpannya di tempat aman, jauh dari jangkauan anak-anak.
  • Mereka juga diminta memastikan peluru dikosongkan saat senjata tidak digunakan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Insiden ini menimbulkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan keamanan di dalam rumah, terutama bagi anak-anak yang masih belum memahami bahaya senapan angin.

Tentu saja, insiden ini juga menimbulkan kesedihan bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Exit mobile version