Keuangan.id – 05 Mei 2026 | Pasar minyak dunia mengalami lonjakan tajam pada hari ini, dengan harga Brent dan WTI naik hampir 6 persen setelah serangkaian serangan terbaru yang dilancarkan Iran terhadap kapal-kapal tanker dan fasilitas energi di kawasan Timur Tengah.
Dinamika Konflik di Timur Tengah
Iran meningkatkan intensitas serangan terhadap infrastruktur energi, menargetkan pelabuhan, jalur pipa, dan kapal pengangkut minyak. Aksi ini memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak global, terutama karena wilayah tersebut merupakan salah satu jalur transportasi utama bagi ekspor minyak.
Dampak pada Harga Minyak
Lonjakan harga tercermin jelas dalam pergerakan harga komoditas utama. Berikut tabel ringkas yang menunjukkan perubahan harga sebelum dan sesudah serangan.
| Komoditas | Harga Sebelum | Harga Setelah | Kenaikan (%) |
|---|---|---|---|
| Brent | $82 per barrel | $87 per barrel | 6 |
| WTI | $78 per barrel | $83 per barrel | 6 |
Implikasi bagi Ekonomi Global
Kenaikan harga minyak menambah tekanan pada inflasi di banyak negara, khususnya yang sangat bergantung pada impor energi. Pemerintah dan bank sentral diperkirakan akan menyesuaikan kebijakan moneter untuk mengatasi dampak biaya energi yang lebih tinggi.
Para analis memperkirakan volatilitas pasar akan tetap tinggi selama ketegangan di Timur Tengah belum mereda, sehingga pelaku industri energi dan investor disarankan untuk memantau perkembangan geopolitik secara cermat.











