Keuangan.id – 03 April 2026 | Manajemen Tim Pertamina Enduro VR46 yang dipimpin oleh Alessio Salucci menandai era baru bagi tim yang berada di bawah naungan legenda balap Valentino Rossi. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan media Crash pada Jumat, 3 April 2026, Salucci mengungkapkan ketertarikan kuat timnya untuk merekrut pembalap muda berbakat asal Spanyol, Fermin Aldeguer, sebagai bagian utama strategi jangka panjang menjelang musim MotoGP 2027.
Profil Aldeguer dan Jejak Prestasinya
Fermin Aldeguer pertama kali menembus panggung MotoGP pada musim debutnya bersama Gresini Racing di tahun 2025. Musim itu ia berhasil mengumpulkan dua podium tertinggi dan menutup klasemen dunia di posisi kedelapan, sekaligus meraih gelar Rookie of the Year. Penampilan impresif tersebut membuatnya cepat menjadi sorotan tim-tim papan atas, termasuk Ducati yang kini menjadi mitra satelit utama VR46.
Pada tahun 2026, Aldeguer sempat mengalami cedera yang membuatnya absen di seri pembukaan. Ia kembali beraksi pada seri kedua di Brasil, mengakhiri balapan di posisi kedelapan, dan kemudian finis ke-11 di Amerika Serikat. Meskipun tidak kembali ke puncak performa, konsistensi dan kemampuan beradaptasi pada mesin Ducati tetap menjadi nilai jual utama di mata manajemen VR46.
Salucci Tegaskan Rencana Perombakan Tim
“Kami tertarik pada Aldeguer, dia pembalap fantastis,” tegas Salucci, menambahkan bahwa keputusan ini bukan sekadar langkah taktis jangka pendek, melainkan bagian dari perombakan struktural yang lebih luas. Ia menegaskan pula bahwa kedatangan Aldeguer tidak akan mengorbankan posisi pembalap lain yang sudah menjadi andalan tim, khususnya Di Giannantonio, yang saat ini menduduki posisi keempat klasemen sementara dan telah mencatat dua pole position serta satu podium di Brasil.
Menurut Salucci, kontrak perpanjangan untuk Di Giannantonio sudah dalam proses finalisasi. “Kami selalu ingin melanjutkan kerja sama dengannya, dan proposal perpanjangan kontrak kami akan segera tiba,” ujar ia. Dengan demikian, tim VR46 berusaha menyeimbangkan antara mempertahankan talenta yang sudah terbukti dengan menambah darah baru yang dapat meningkatkan kompetitivitas di lintasan.
Dampak Potensial bagi Franco Morbidelli
Rencana akuisisi Aldeguer menimbulkan spekulasi mengenai nasib Franco Morbidelli, pembalap yang juga merupakan produk akademi VR46. Salucci mengakui bahwa kedatangan Aldeguer mungkin akan memaksa tim untuk melakukan penyesuaian pada susunan pembalap utama. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan akhir akan didasarkan pada evaluasi performa jangka panjang dan sinergi tim.
Morbidelli sendiri telah menunjukkan performa yang stabil, namun tekanan untuk mempertahankan slot di tim yang dipimpin oleh legenda MotoGP ini semakin tinggi. Jika Aldeguer resmi bergabung, Morbidelli kemungkinan akan dipertimbangkan untuk peran pembalap cadangan atau bahkan dipindahkan ke tim satelit lain yang masih berafiliasi dengan Ducati.
Strategi Jangka Panjang VR46
Tim VR46 tidak hanya fokus pada akuisisi pembalap, melainkan juga mengincar aset-aset teknis Ducati yang dapat meningkatkan performa mesin. Salucci menyebutkan adanya pembicaraan awal mengenai kemungkinan pengalihan teknologi dan dukungan engineering yang lebih intensif antara tim satelit utama dan tim VR46. “Kami ingin menciptakan ekosistem yang saling menguatkan, sehingga setiap pembalap dapat mengekspresikan potensi maksimalnya di setiap lintasan,” ungkapnya.
Langkah ini sejalan dengan tren tim-tim MotoGP yang semakin mengandalkan kolaborasi teknis lintas tim untuk menutup kesenjangan performa. Dengan menambah Aldeguer yang telah terbukti mampu beradaptasi dengan mesin Ducati, VR46 berharap dapat menembus posisi teratas klasemen akhir pada musim 2027.
Secara keseluruhan, strategi perombakan yang dipimpin oleh Salucci menandai titik balik bagi tim Valentino Rossi. Integrasi pembalap muda berbakat, perpanjangan kontrak pembalap berpengalaman, serta penguatan aset teknis Ducati menjadi pilar utama yang akan menentukan nasib tim di kompetisi paling bergengsi dunia balap motor.
