Keuangan.id – 22 April 2026 | Forum Horsens, Denmark menjadi panggung megah Thomas Cup 2026 yang berlangsung dari 24 April hingga 3 Mei. Turnamen beregu putra paling bergengsi ini kembali memicu rivalitas klasik Asia, sekaligus menambah dinamika baru dengan Prancis yang kini dianggap sebagai lawan yang tidak bisa diremehkan.
Agenda dan Grup Indonesia
Tim Thomas Indonesia, yang menempati unggulan kedua, masuk ke Grup D bersama Aljazair, Thailand, dan Prancis. Laga pembuka melawan Aljazair pada 24 April pukul 23.30 WIB diharapkan menjadi batu loncatan mudah, mengingat Aljazair berada di posisi terlemah dalam grup. Pertarungan selanjutnya melawan Thailand pada 26 April akan menguji konsistensi, sementara pertemuan dengan Prancis pada 28 April diprediksi menjadi duel penentu kelulusan fase grup.
Skuad Garuda: Kombinasi Pengalaman dan Energi Muda
Pelatih menurunkan sepuluh pemain terbaik. Di nomor tunggal, Jonatan Christie, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, dan Anthony Sinisuka Ginting menjadi andalan. Ganda putra dipadukan dalam tiga pasangan: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Reza Pahlevi Isfahani, serta Raymond Indra/Nikolas Joaquin. Penampilan debut Mohammad Zaki Ubaidillah (Ubed) yang masih berusia 18 tahun menjadi sorotan, mengingat potensi energinya untuk menyuntikkan semangat baru.
Legenda Malaysia Mengingatkan Indonesia
Menjelang turnamen, legenda bulu tangkis Malaysia, Aaron Chia, mengeluarkan peringatan keras kepada Indonesia. Chia menegaskan bahwa Malaysia sudah “ancang-ancang” jika bertemu dengan tim Merah Putih. Ia menambahkan bahwa persiapan mental menjadi faktor krusial, mengingat tekanan tinggi dalam grup yang kini mencakup Prancis yang tengah naik daun. Pernyataan ini menambah bumbu psikologis, memaksa Indonesia untuk menajamkan fokus dan strategi.
Prancis: Penantang Baru yang Menjanjikan
Tim Prancis menunjukkan peningkatan performa signifikan dalam beberapa turnamen internasional terakhir. Dengan kombinasi pemain muda yang agresif dan taktik yang semakin matang, Prancis dianggap mampu menantang tim tradisional Asia. Analisis taktis mengindikasikan bahwa Prancis akan mengandalkan kecepatan lini belakang serta serangan cepat di ganda, yang dapat mengejutkan lawan yang belum terbiasa menghadapinya.
Sejarah Terbaru Thomas Cup
Edisi 2024 berakhir dengan China mengangkat medali emas setelah mengalahkan Indonesia 3-1 di final. Indonesia hanya berhasil meraih perak, sementara Malaysia dan Taiwan masing-masing mendapatkan perunggu. Kemenangan China menandai kembalinya dominasi mereka sejak 2018, dan menambah tekanan pada Indonesia untuk mengembalikan kejayaan pertama kali sejak 2020.
Strategi Mental dan Persiapan Fisik
Pelatih tim Indonesia menekankan pentingnya persiapan mental. Dalam konferensi pers, mereka menekankan bahwa fokus pada setiap rally, kontrol emosi, serta kemampuan bangkit setelah kehilangan poin menjadi kunci. Sementara itu, Hendra Setiawan kembali berperan sebagai pelatih ganda putra, memberikan wawasan taktis berharga bagi pasangan Alfian/Fikri dan duo lainnya.
Jadwal Penting Lainnya
- 24 April 2026 – Indonesia vs Aljazair (23.30 WIB)
- 26 April 2026 – Indonesia vs Thailand (waktu belum diumumkan)
- 28 April 2026 – Indonesia vs Prancis (waktu belum diumumkan)
Seluruh pertandingan dapat disaksikan secara live melalui platform Vidio, yang menawarkan layanan streaming eksklusif serta fitur catch-up untuk pemirsa yang melewatkan siaran langsung.
Harapan dan Target
Dengan status unggulan kedua, harapan Indonesia tidak hanya sekadar lolos fase grup, melainkan melaju ke semifinal dan akhirnya final. Keberhasilan akan sangat bergantung pada konsistensi performa tunggal, sinergi ganda, serta kemampuan mengatasi tekanan psikologis yang dipicu oleh peringatan legend Malaysia dan kebangkitan Prancis.
Jika semua faktor bersinergi, Indonesia berpeluang mengakhiri penantian sejak 2020 dan kembali menambah koleksi trofi Thomas Cup yang telah berjumlah 14 kali. Namun, tantangan dari lawan kuat menuntut kesiapan maksimal, baik secara fisik maupun mental.
Dengan semangat juang yang tinggi, dukungan fans, serta persiapan matang, tim Garuda siap menorehkan sejarah baru di Thomas Cup 2026.











