Keuangan.id – 08 Mei 2026 | Pasar kendaraan listrik di Indonesia terus mengalami dinamika pada awal 2026. Beberapa produsen melakukan penyesuaian harga, baik karena strategi pasar maupun biaya produksi global yang fluktuatif. Konsumen yang berencana meminang mobil ramah lingkungan perlu lebih teliti.
Berdasarkan pantauan redaksi dari berbagai situs resmi agen pemegang merek (APM), beberapa model dari brand asal China mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan bulan sebelumnya. Aion V Exclusive, misalnya, merevisi harga pada lini produk andalannya dengan kini dibanderol Rp 465 juta, naik dari sebelumnya Rp 449 juta. Bahkan, varian tertingginya yakni Hyptec HT Premium, mengalami lonjakan cukup tajam dari Rp 691 juta menjadi Rp 735 juta.
Tak ketinggalan, Xpeng juga melakukan koreksi harga pada model G6 Pro yang kini menyentuh angka Rp 679 juta. Kenaikan paling terasa ada pada lini MPV mewah X9 Long Range Pro yang merangkak naik sekitar Rp 110 juta menjadi Rp 1,169 miliar, menegaskan posisinya di segmen premium.
Di sisi lain, merek-merek mapan seperti Hyundai dan MG juga melakukan penyesuaian tipis pada beberapa model. Hyundai Ioniq 6 Signature kini berada di angka Rp 1,237 miliar, sementara MG Cyberster dibanderol Rp 1,704 miliar.
Meskipun ada tren kenaikan pada beberapa model, pilihan mobil listrik di Indonesia kini jauh lebih variatif. Konsumen masih bisa melirik segmen entry-level seperti VinFast VF 3 yang dipasarkan mulai Rp 152 juta dengan skema sewa baterai, atau BYD Atto 1 yang dibanderol di bawah Rp 200 juta.
Pilihan SUV Hybrid Rp 300 Jutaan
Pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya pabrikan yang menawarkan model ramah lingkungan, khususnya di segmen Sport Utility Vehicle (SUV) ringkas dengan teknologi hybrid.
Suzuki menjadi merek yang paling agresif di segmen ini. Melalui teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), pabrikan berlogo S ini menawarkan New XL7 Hybrid dengan rentang harga mulai Rp 291,4 juta untuk tipe Beta MT hingga Rp 319,8 juta untuk varian tertinggi Alpha Kuro.
Selain XL7, Suzuki juga diperkuat dengan kehadiran pendatang baru, Fronx. Mobil yang mengambil basis dari Baleno ini dibanderol mulai Rp 283,9 juta untuk tipe transmisi manual, sementara varian tertingginya, SGX AT 2 Tone, berada di angka Rp 330,3 juta.
Daftar SUV Hybrid di Harga Rp 300 Jutaan:
- Suzuki New XL7 Hybrid: Rp 291,4 juta – Rp 319,8 juta
- Suzuki Fronx: Rp 283,9 juta – Rp 330,3 juta
- Chery Tiggo Cross CSH Hybrid: Rp 319,8 juta
- Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid: Rp 299,85 juta
- MG VS Hybrid: Rp 392,9 juta
- Toyota Yaris Cross 1.5 G Hybrid EV CVT: Rp 399 juta











