Keuangan.id – 19 Mei 2026 | Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak hanya dipengaruhi oleh turbulensi ekonomi global. Di balik fluktuasi nilai tukar rupiah, ada tantangan struktural ekonomi domestik yang perlu diatasi.
Nilai tukar rupiah yang terus mengalami fluktuasi dapat mempengaruhi investasi asing dan konsumen domestik. Hal ini dapat menyebabkan ketidakpastian bagi investor dan konsumen, sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.
Untuk mengatasi tantangan struktural ekonomi domestik, pemerintah perlu melakukan beberapa langkah. Pertama, pemerintah perlu meningkatkan kemampuan ekonomi domestik dengan meningkatkan investasi dalam infrastruktur dan pendidikan.
Dengan meningkatkan kemampuan ekonomi domestik, pemerintah dapat meningkatkan daya saing ekonomi dan memperkuat nilai tukar rupiah.
Ke dua, pemerintah perlu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan ekonomi. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kejelasan dalam pengelolaan anggaran dan meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya alam.
Dengan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, pemerintah dapat meningkatkan kepercayaan publik dan meningkatkan kemampuan ekonomi domestik.
