Keuangan.id – 01 Mei 2026 | Dolar AS mengalami penurunan signifikan terhadap Yen Jepang pada perdagangan Kamis, menandai salah satu sesi terlemah dalam beberapa minggu terakhir.
Faktor-faktor utama
Penurunan nilai tukar dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci:
- Data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan, meningkatkan tekanan pada Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tinggi.
- Kebijakan moneter ketat di Jepang yang tetap mempertahankan suku bunga sangat rendah, memperkuat Yen.
- Kekhawatiran pasar global atas pertumbuhan ekonomi yang melambat, terutama di Asia.
Dampak pada pasar keuangan
Penguatan Yen memicu penyesuaian portofolio di kalangan investor internasional, terutama yang memiliki eksposur besar pada aset berbasis dolar.
| Waktu | USD/JPY |
|---|---|
| 09:00 GMT | 152,30 |
| 12:00 GMT | 151,85 |
| 15:00 GMT | 151,20 |
Pergerakan ini juga memberi tekanan pada mata uang utama lainnya, seperti Euro dan Pound Sterling, yang ikut melemah terhadap Yen.
Prospek ke depan
Para analis memperkirakan Dolar AS dapat tetap berada di zona rentang tersebut hingga Federal Reserve memberikan petunjuk lebih jelas tentang kebijakan suku bunga di kuartal berikutnya.
Investor disarankan memantau data ekonomi AS dan kebijakan Bank of Japan untuk mengantisipasi volatilitas yang mungkin terjadi.











