Keuangan.id – 01 April 2026 | Bank Mega menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 10% hingga 11% pada tahun 2026. Target ambisius ini didukung oleh strategi diversifikasi produk, peningkatan kemitraan sindikasi, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan nasabah.
Berikut beberapa langkah kunci yang direncanakan bank:
- Fokus pada proyek sindikasi: Bank Mega memperkuat perannya sebagai anggota utama dalam konsorsium pemberi pinjaman, memungkinkan penyaluran dana dalam skala besar untuk sektor infrastruktur, energi, dan properti.
- Digitalisasi layanan kredit: Pengembangan platform online mempermudah proses aplikasi, evaluasi, dan pencairan kredit, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
- Peningkatan segmentasi nasabah: Bank menargetkan segmen UMKM dan korporasi menengah dengan produk kredit yang disesuaikan, termasuk fasilitas revolving dan term loan.
- Pengelolaan risiko yang ketat: Implementasi sistem penilaian kredit berbasis data analytics untuk meminimalkan kredit macet.
Strategi tersebut diharapkan dapat menstimulasi pertumbuhan kredit tahunan, sekaligus memperkuat posisi Bank Mega di pasar perbankan Indonesia.











