Keuangan.id – 06 April 2026 | Tabungan Haji di bank–bank syariah terus menunjukkan tren naik yang signifikan meskipun situasi geopolitik global masih bergejolak.
| Tahun | Total Dana Haji (Triliun Rp) |
|---|---|
| 2024 | 158,30 |
| 2025 | 169,45 |
| Awal 2026 | 180,72 |
Peningkatan ini didorong oleh beberapa faktor utama:
- Peningkatan kesadaran keuangan di kalangan umat Muslim yang semakin mengutamakan produk keuangan berbasis syariah.
- Dukungan regulasi dari otoritas keuangan yang mendorong inovasi produk haji dan memperluas jaringan cabang.
- Transformasi digital yang memudahkan nasabah membuka dan mengelola tabungan haji secara online.
- Stabilitas nilai tukar relatif dibandingkan instrumen keuangan konvensional, menjadikan tabungan haji pilihan yang aman.
Di tengah ketegangan geopolitik seperti konflik di Ukraina, ketegangan di Timur Tengah, dan fluktuasi harga komoditas, banyak sektor keuangan tradisional mengalami volatilitas. Namun, sektor keuangan syariah, khususnya tabungan haji, terbukti lebih tahan banting karena prinsip-prinsipnya yang menghindari spekulasi dan riba.
Para analis memprediksi tren ini akan berlanjut, dengan estimasi total dana haji dapat menembus Rp200 triliun pada akhir 2026 jika kondisi makroekonomi tetap stabil dan bank syariah terus meningkatkan layanan digital serta edukasi nasabah.











