Swiss Open 2026: Unggulan Pertama Tumbang, Indonesia Raih Tiket Final Pertama

Swiss Open 2026: Unggulan Pertama Tumbang, Indonesia Raih Tiket Final Pertama
Swiss Open 2026: Unggulan Pertama Tumbang, Indonesia Raih Tiket Final Pertama

Keuangan.id – 14 Maret 2026 | Turnamen BWF Super 300 Swiss Open 2026 yang digelar di St. Jakobshalle, Basel, memasuki babak perempat final pada Jumat malam (13 Maret) dan melanjutkan hingga dini hari Sabtu (14 Maret) WIB. Dari sembilan wakil Indonesia yang berangkat, enam melaju ke perempat final dan empat berhasil menembus semifinal. Kejutan terbesar datang ketika unggulan pertama dunia, Li Shi Feng (Cina), tersingkir setelah dikalahkan oleh petarung tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan.

Kinerja Indonesia di Perempat Final

Berikut ringkasan hasil perempat final:

  • Putri Kusuma Wardani mengalahkan Pitchamon Opatniputh (Thailand) dengan skor 21-19, 21-18.
  • Alwi Farhan menumpas Jason Gunawan (Hong Kong) 21-14, 21-15, sekaligus menyiapkan diri melawan unggulan pertama Li Shi Feng di semifinal.
  • Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan Tharun Mannepalli (India) 21-19, 21-13, memastikan posisinya sebagai salah satu harapan utama Indonesia di sektor tunggal putra.
  • Pasangan ganda campuran Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah menang melawan rekan sesama Indonesia, Adnan Maulana / Indah Cahyasari Jamil, dengan skor 21-18, 21-19, dan melaju ke perempat final selanjutnya.

Sementara pasangan Jafar Hidayatullah / Felisha Pasaribu harus mengakhiri perjalanan mereka setelah kalah dari tim China Cheng Xing / Zhang Chi dengan skor 21-19, 21-17.

Jalan Menuju Semifinal

Empat wakil Indonesia yang berhasil menembus semifinal meliputi:

  1. Putri Kusuma Wardani (WS) – akan bertarung melawan Nozomi Okuhara (Jepang).
  2. Alwi Farhan (MS) – menantang Li Shi Feng (Cina), unggulan pertama turnamen.
  3. Anthony Sinisuka Ginting (MS) – menghadapi Yushi Tanaka (Jepang).
  4. Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah (XD) – melawan pasangan China Cheng Xing / Zhang Chi.

Keempat nama ini menjadi tulang punggung harapan Indonesia untuk meraih gelar di tiga sektor berbeda: tunggal putra, tunggal putri, dan ganda campuran.

Peluang di Babak Akhir

Dengan dua pemain tunggal putra yang berada di jalur terpisah pada bagan, terdapat skenario All Indonesian Final jika Ginting dan Farhan dapat mengalahkan lawan masing‑masing. Ginting, yang kembali dari cedera, menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan Tharun Mannepalli secara meyakinkan. Sementara Farhan, yang belum pernah kehilangan satu gim sejak babak pertama, menegaskan tekadnya untuk menumpas Li Shi Feng, meskipun lawan tersebut merupakan favorit kuat.

Di sektor putri, Wardani berhadapan dengan Nozomi Okuhara, mantan juara dunia yang kembali menunjukkan performa stabil. Pertarungan ini diprediksi akan menjadi ujian mental bagi Wardani, namun kemenangan sebelumnya atas Pitchamon memberi sinyal kesiapan kompetitif.

Pasangan ganda campuran Amri/Nita kini menantang Cheng/Zhang, pasangan yang sebelumnya menyingkirkan rekan sesama Indonesia Jafar/Felisha. Rekor pertemuan mereka menunjukkan keunggulan 2‑0 bagi Amri/Nita, yang meningkatkan kepercayaan diri untuk melanjutkan ke final.

Secara keseluruhan, peluang Indonesia untuk mengamankan setidaknya satu gelar tetap terbuka lebar. Kekuatan kedalaman skuad, pengalaman pemain senior, serta motivasi untuk menebus kegagalan di turnamen sebelumnya menjadi bahan bakar utama menjelang semifinal.

Jika satu atau dua pemain Indonesia berhasil menembus final, hal itu tidak hanya menambah prestise bagi PBSI, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam peringkat BWF World Tour menjelang akhir musim.

Semifinal dijadwalkan dimulai pukul 18.00 WIB dengan pertandingan tunggal putri, diikuti oleh ganda campuran, tunggal putra Ginting, dan terakhir tunggal putra Farhan. Seluruh mata bulu tangkis dunia kini menanti aksi penentuan siapa yang akan melaju ke final dan berpotensi mengangkat trofi Swiss Open 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *