Keuangan.id – 10 Maret 2026 | Turnamen Swiss Open 2026 yang digelar pada 10‑15 Maret di St. Jakobshalle, Basel, Swiss menjadi saksi perjuangan keras tim bulu tangkis Indonesia dalam rangkaian tur Eropa. Dari total 14 wakil yang berangkat, tiga pasangan ganda campuran menempati posisi terbanyak, namun salah satunya, pasangan Dejan Ferdinansyah / Bernadine Anindya Wardana, harus menerima nasib pahit setelah terpaksa melawan pasangan unggulan sejak babak pertama.
Daftar Wakil Indonesia di Swiss Open 2026
Setelah dua pasangan mundur karena cedera (Isyana Syahira Meida / Rinjani Kwinara Nastine) dan alasan teknis (Bobby Setiabudi / Melati Daeva Oktavianti), Indonesia mengirimkan 14 wakil ke ajang BWF World Tour Super 300 ini. Berikut susunan lengkapnya:
- Tunggal Putra: Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, Anthony Sinisuka Ginting (kualifikasi)
- Tunggal Putri: Putri Kusuma Wardani
- Ganda Putra: Raymond Indra / Nikolaus Joaquin, Leo Rolly Carnando / Bagas Maulana, Muhammad Rian Ardianto / Rahmat Hidayat
- Ganda Putri: Rachel Allessya Rose / Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari, Siti Fadia Silva Ramadhanti / Amallia Cahaya Pratiwi (kualifikasi)
- Ganda Campuran: Jafar Hidayatullah / Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah, Adnan Maulana / Indah Cahya Sari Jamil, Dejan Ferdinansyah / Bernadine Anindya Wardana
Jadwal Live Streaming dan Penampilan Awal
Sabtu, 10 Maret, pukul 15.30 WIB, semua laga Swiss Open 2026 disiarkan secara eksklusif di Vidio. Pada hari pertama, tiga pasangan ganda campuran Indonesia sudah terdaftar di babak utama, namun Dejan / Bernadine harus mengawali perjuangan mereka di babak kualifikasi melawan pasangan unggulan.
Ganda Campuran Dejan / Bernadine: Babak Pertama yang Menegangkan
Pasangan yang menempati peringkat 14 dunia ini mendapat undian melawan pasangan unggulan Jepang, Yuta Watanabe / Maya Taguchi, yang masuk dalam grup seed. Karena status seed, lawan Indonesia tidak harus melewati babak kualifikasi, sehingga Dejan / Bernadine langsung dihadapkan pada tantangan berat.
Dalam pertandingan yang berlangsung pada sore hari, Dejan menunjukkan pukulan smash yang tajam dan pergerakan cepat, sementara Bernadine berusaha mengendalikan net dengan serangan cepat. Namun, kombinasi pengalaman dan koordinasi tim Jepang terbukti lebih unggul. Pasangan Indonesia akhirnya menyerah dengan skor 12‑21, 14‑21, menutup harapan melaju ke babak 16 besar.
Reaksi dan Analisis Tim Pelatih
Pelatih utama Tim Nasional PBSI, Karel Mainaky, menyampaikan bahwa meskipun hasilnya mengecewakan, Dejan / Bernadine tetap memberikan penampilan yang menunjukkan potensi. “Kami melihat ada peningkatan pada aspek taktik dan kecepatan, namun pada level seed, konsistensi mental masih menjadi faktor penentu,” ujar Mainaky dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Selain Dejan / Bernadine, pasangan ganda campuran lainnya, Jafar Hidayatullah / Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah, berhasil melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan lawan dari Thailand dan Korea Selatan. Kemenangan mereka memberi harapan bahwa Indonesia masih memiliki peluang meraih medali di sektor ganda campuran.
Performa Indonesia di Sektor Lain
Di sektor ganda putra, tiga pasangan Indonesia melaju ke babak 32 besar. Leo Rolly Carnando / Bagas Maulana berhasil mengalahkan pasangan Cina Taipei, sementara Raymond Indra / Nikolaus Joaquin mengulang kemenangan atas lawan yang pernah mereka temui di Thailand Masters 2026.
Sektor tunggal putra menampilkan Anthony Sinisuka Ginting yang harus memulai dari babak kualifikasi. Ginting berhasil menyingkirkan lawan China, Zhu Xuan Chen, dan melaju ke babak 32 besar, di mana ia akan bertemu dengan pemain berperingkat lebih tinggi.
Sektor tunggal putri hanya diwakili oleh Putri Kusuma Wardani, yang terhenti di perempat final setelah kehilangan duel sengit melawan pemain Korea Selatan.
Kesimpulan
Swiss Open 2026 menjadi ajang ujian ketangguhan tim bulu tangkis Indonesia di tengah jadwal tur Eropa yang padat. Meskipun ganda campuran Dejan Ferdinansyah / Bernadine Anindya Wardana harus menyerah di babak pertama melawan unggulan, performa beberapa pasangan lain menunjukkan bahwa kedalaman skuad Indonesia masih mampu bersaing di level dunia. Pelatih dan manajemen tim diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman ini untuk memperbaiki strategi mental dan taktik menjelang turnamen besar berikutnya.











