Keuangan.id – 28 April 2026 | Superbank menegaskan komitmen memperkuat Good Corporate Governance (GCG) dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menurunkan ancaman fraud digital di tengah pertumbuhan transaksi online.
Langkah Penguatan Tata Kelola
Bank meningkatkan struktur komite risiko, memperluas peran audit internal, dan menetapkan kebijakan kepatuhan yang selaras dengan regulasi OJK.
- Penetapan kode etik yang menekankan integritas dalam setiap proses.
- Pembentukan unit khusus anti‑fraud yang melapor langsung ke dewan komisaris.
- Pelatihan rutin bagi karyawan tentang deteksi pola penipuan.
Penerapan AI dalam Deteksi Fraud
Teknologi AI digunakan untuk memantau transaksi secara real‑time, mengidentifikasi anomali, dan mengirimkan peringatan otomatis.
| Fitur AI | Manfaat |
|---|---|
| Analisis perilaku nasabah | Mendeteksi perubahan pola yang mencurigakan. |
| Pengenalan pola transaksi | Memblokir aktivitas yang tidak sesuai dengan profil. |
| Pembelajaran mesin berkelanjutan | Meningkatkan akurasi deteksi seiring waktu. |
Dengan kombinasi penguatan GCG dan kecanggihan AI, Superbank berharap dapat menekan fraud digital ke level minimal, sekaligus meningkatkan kepercayaan nasabah pada layanan perbankan digital.











