Keuangan.id – 03 Juni 2026 | Nilai surat utang multifinance jatuh tempo 2026 mencapai Rp 33,93 triliun, namun penerbitan baru masih terbatas. Hal ini disebabkan oleh kenaikan suku bunga dan yield yang membuat multifinance lebih berhati-hati dalam menerbitkan surat utang.
Kenaikan suku bunga dan yield ini berdampak pada kemampuan multifinance untuk menerbitkan surat utang baru. Sebagai hasilnya, multifinance harus lebih selektif dalam memilih proyek yang akan didanai dan memastikan bahwa proyek tersebut memiliki potensi pengembalian yang tinggi.
Meskipun demikian, multifinance masih memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi, multifinance dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya operasional, sehingga dapat meningkatkan kemampuan untuk menerbitkan surat utang baru.











