Keuangan.id – 24 April 2026 | Manulife Indonesia menilai kelas menengah sebagai segmen kunci untuk pertumbuhan jangka panjang. Kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan dan kesejahteraan finansial semakin meningkat di kalangan keluarga menengah, membuka peluang bagi perusahaan asuransi untuk menawarkan produk yang lebih relevan.
Strategi utama perusahaan
- Edukasi keuangan: Mengadakan seminar, webinar, dan konten digital yang membahas pentingnya proteksi aset serta perencanaan pensiun.
- Produk terjangkau: Menyederhanakan struktur premi dan menyesuaikan manfaat agar sesuai dengan daya beli kelas menengah.
- Digitalisasi layanan: Memperkuat aplikasi seluler dan portal online untuk memudahkan pembelian polis, klaim, dan pemantauan investasi.
Peluang pasar
Data terbaru menunjukkan peningkatan 12% dalam permintaan asuransi jiwa dan kesehatan di segmen menengah selama dua tahun terakhir. Faktor-faktor pendorong meliputi kenaikan pendapatan rata‑rata, pertumbuhan kelas menengah yang diproyeksikan mencapai 30 juta jiwa pada 2025, serta meningkatnya kesadaran akan risiko kesehatan.
Tantangan yang dihadapi
Walaupun prospek cerah, Manulife Indonesia harus mengatasi tantangan berupa persaingan ketat, persepsi biaya premi yang tinggi, serta kebutuhan edukasi yang terus‑menerus. Untuk itu, perusahaan berkomitmen meningkatkan kualitas layanan pelanggan dan memperluas jaringan mitra distribusi.
Dengan menggabungkan edukasi, inovasi produk, dan transformasi digital, Manulife Indonesia berharap dapat meningkatkan pangsa pasar di kalangan kelas menengah dan mendukung tercapainya tujuan keuangan jangka panjang para nasabah.











