Keuangan.id – 06 April 2026 | PT Jasindo Syariah, perusahaan asuransi berbasis syariah, mengumumkan serangkaian langkah strategis untuk mempertahankan kinerja segmen asuransi properti tetap stabil di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.
Pasar asuransi properti di Indonesia mengalami tekanan akibat perubahan regulasi, volatilitas ekonomi makro, dan peningkatan frekuensi risiko alam. Hal ini menuntut perusahaan untuk menyesuaikan produk, proses underwriting, serta layanan purna jual.
Langkah Strategis Utama
- Penguatan Portofolio Produk: Memperkenalkan paket asuransi properti berbasis syariah yang lebih fleksibel, termasuk opsi perlindungan untuk bangunan komersial, residensial, serta properti industri dengan premi yang kompetitif.
- Digitalisasi Proses Underwriting: Mengimplementasikan sistem otomatis berbasis AI untuk menilai risiko secara lebih akurat dan mempercepat proses persetujuan polis.
- Peningkatan Layanan Klaim: Membentuk tim khusus yang terlatih dalam penanganan klaim properti, dengan target penyelesaian klaim dalam 48 jam.
- Kolaborasi dengan Mitra Strategis: Bekerjasama dengan developer, lembaga keuangan, dan institusi keagamaan untuk memperluas jaringan distribusi dan edukasi produk syariah.
- Manajemen Risiko Terintegrasi: Menambah kapasitas reasuransi serta melakukan pemantauan risiko alam secara real‑time melalui platform monitoring cuaca.
Dengan strategi tersebut, Jasindo Syariah berharap dapat menurunkan rasio churn nasabah, meningkatkan penetrasi pasar, serta menjaga profitabilitas di segmen properti.
Para analis industri menilai bahwa langkah digitalisasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat. Jika implementasi berjalan sesuai rencana, perusahaan diproyeksikan dapat meningkatkan pangsa pasar properti syariah hingga 5% dalam dua tahun ke depan.











