Keuangan.id – 06 April 2026 | Ruang publik media sosial kembali dipenuhi perbincangan sengit setelah muncul kabar bahwa rumah yang semula diperuntukkan bagi putra sulung selebritas Instagram, Rachel Vennya, bernama Xabiru, akan dijual oleh mantan suaminya, Niko Al Hakim yang lebih dikenal dengan sebutan Okin. Isu ini menimbulkan gelombang kemarahan tidak hanya dari sang ibu, tetapi juga dari sahabat karibnya, Erika Carlina, yang secara terbuka mengkritik tindakan Okin.
Latar Belakang Perselisihan
Menurut informasi yang beredar, rumah yang menjadi sorotan saat ini tengah dihuni oleh adik‑adik Rachel Vennya. Rumah tersebut semula merupakan bagian dari komitmen finansial Okin sebagai pengganti nafkah bagi anak pertama mereka, Xabiru, setelah perceraian yang terjadi pada tahun 2022. Rachel mengaku tidak pernah mendapat pemberitahuan sebelumnya mengenai rencana penjualan properti tersebut, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dan khawatir akan keamanan keluarganya.
Reaksi Erika Carlina
Erika Carlina, yang dikenal sebagai sahabat dekat Rachel, menyampaikan pendapatnya di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan, pada Jumat, 3 April 2024. “Rachel termasuk orang yang memendam semuanya. Jadi ketika dia sudah habis kesabarannya, menurutku ini sudah fatal, sudah keterlaluan,” ujar Erika dengan nada tegas. Ia menekankan bahwa rumah itu bukan sekadar properti, melainkan tempat tinggal yang melibatkan anggota keluarga lain, sehingga penjualan tanpa persetujuan menimbulkan rasa teror dan ketidaknyamanan.
Erika menambahkan, “Maksudnya ada orang di dalam rumah itu, which is keluarganya Rachel yang harus dilindungi. Itu, kan, jatuhnya kayak teror begitu, jadi tidak nyaman.” Pernyataan ini mencerminkan kepedulian Erika terhadap keamanan dan kesejahteraan keluarga Rachel, serta menegaskan bahwa reaksi sahabatnya merupakan respons alami terhadap ancaman potensial.
Penjelasan Okin
Di sisi lain, Okin tampak kebingungan dengan sorotan media. Dalam sebuah unggahan di Instagram, ia menyatakan bahwa beberapa hari sebelumnya ia sudah menemukan “titik tengah” terkait masalah rumah tersebut, namun tidak memberikan detail lebih lanjut. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa Okin mungkin memiliki rencana penjualan yang belum dibicarakan dengan pihak lain.
Beberapa sumber yang tidak dapat diakses secara langsung melaporkan bahwa Okin menganggap rumah tersebut sebagai aset yang dapat dijual untuk menutupi kebutuhan finansialnya, namun tidak menyebutkan apakah ada persetujuan tertulis atau kesepakatan lisan dengan Rachel atau keluarganya.
Dampak Sosial Media
Isu penjualan rumah Xabiru langsung memicu gelombang komentar di platform Instagram, Twitter, dan TikTok. Netizen membagi pendapat antara yang mendukung tindakan Okin sebagai hak properti pribadi dan yang mengecamnya sebagai pelanggaran kepercayaan keluarga. Tagar #RachelVennya, #Okin, dan #ErikaCarlina menjadi trending pada malam itu.
Video‑video yang menampilkan Erika Carlina mengungkapkan kekecewaannya juga menjadi viral, menambah tekanan publik terhadap Okin. Sementara itu, Rachel Vennya mengungkapkan rasa frustrasinya melalui story Instagram, menyatakan bahwa rumah itu merupakan “tempat yang harus aman untuk anak‑anak kami” dan menolak keras segala bentuk penjualan tanpa persetujuan.
Potensi Penyelesaian
Para pengamat hukum keluarga menyarankan agar pihak-pihak terkait menyelesaikan perselisihan ini melalui mediasi atau jalur hukum, mengingat rumah tersebut termasuk aset yang berhubungan dengan hak asuh dan kesejahteraan anak. Mereka menekankan pentingnya dokumentasi tertulis mengenai kepemilikan dan penggunaan properti demi menghindari sengketa serupa di masa depan.
Selain itu, beberapa ahli psikologi keluarga menilai bahwa tekanan publik dapat memperparah stres emosional bagi Rachel dan anak‑anaknya. Oleh karena itu, mereka menyarankan agar keluarga tersebut mencari bantuan profesional untuk mengelola konflik internal serta melindungi kesejahteraan mental anak.
Dengan sorotan media yang terus meningkat, langkah selanjutnya yang paling logis adalah dialog terbuka antara Rachel, Okin, dan pihak keluarga lainnya, disertai dengan dukungan hukum yang jelas. Hal ini tidak hanya akan menyelesaikan masalah properti, tetapi juga memberi kepastian bagi Xabiru dan adik‑adik Rachel bahwa lingkungan rumah tetap aman dan nyaman.
Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari pengacara Rachel atau pernyataan tertulis dari Okin yang dapat mengakhiri spekulasi. Publik menanti klarifikasi lebih lanjut, sementara tekanan sosial media terus menambah intensitas perdebatan.
