Keuangan.id – 06 April 2026 | Pelatih nasional Argentina, Lionel Scaloni, kembali menjadi sorotan utama menjelang jeda internasional Maret 2026. Keputusan mengecualikan Lionel Messi dari daftar pemain untuk dua laga penting kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Uruguay dan Brasil menimbulkan pertanyaan besar mengenai strategi tim dan dampak cedera pada skuad utama.
Alasan Pemilihan Scaloni: Cedera Otot Ringan
Messi, yang baru saja menorehkan gol kemenangan atas Atlanta United bersama Inter Miami di MLS 2025, harus menahan diri setelah mengalami cedera otot ringan pada area adduktor. Cedera tersebut terdeteksi setelah pertandingan pada Minggu waktu setempat, memaksa Scaloni menurunkan namanya dari 33 pemain yang semula diumumkan pada 2 Maret. Tanpa Messi, Argentina kehilangan sosok yang tidak hanya menjadi pencetak gol utama, namun juga pemimpin di lapangan.
Dampak Pada Daftar Pemain Argentina
Daftar resmi yang dipilih Scaloni tetap menampilkan kombinasi pemain berbakat dari liga Eropa maupun Amerika Selatan. Berikut rangkuman posisi dan klub asal pemain yang akan mewakili La Albiceleste dalam dua pertandingan mendatang:
- Kiper: Emiliano Martínez (Aston Villa), Gerónimo Rulli (Olympique Marseille), Walter Benítez (PSV Eindhoven)
- Bek: Nahuel Molina (Atletico Madrid), Gonzalo Montiel (River Plate), German Pezzella (River Plate), Leonardo Balerdi (Olympique Marseille), Juan Foyth (Villarreal), Nicolás Otamendi (Benfica), Facundo Medina (Lens), Nicolás Tagliafico (Olympique Lyon)
- Gelandang: Leandro Paredes (Roma), Enzo Fernández (Chelsea), Rodrigo de Paul (Atletico Madrid), Exequiel Palacios (Bayer Leverkusen), Alexis Mac Allister (Liverpool), Maximiliano Perrone (Como), Giuliano Simeone (Atletico Madrid), Benjamín Domínguez (Bologna), Thiago Almada (Olympique Lyon)
- Penyerang: Nicolás González (Juventus), Nicolás Paz (Como), Claudio Echeverri (Manchester City), Julián Álvarez (Manchester City), Lautaro Martínez (Inter Milan), Santiago Castro (Bologna), Ángel Correa (Atletico Madrid)
Scaloni menyatakan bahwa meski kehilangan Messi, skuad tetap memiliki kedalaman yang cukup untuk bersaing di zona CONMEBOL, yang saat ini memimpin klasemen dengan 25 poin dari 12 pertandingan.
Strategi Scaloni Tanpa Messi
Tanpa kehadiran Messi, fokus taktik Scaloni diperkirakan akan beralih ke lini tengah yang kreatif serta penyerang berkecepatan seperti Julián Álvarez dan Lautaro Martínez. Kedua pemain tersebut telah menunjukkan kemampuan mencetak gol dalam kompetisi klub masing‑masing dan diharapkan dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan sang legenda.
Selain itu, Scaloni harus menyesuaikan peran pemain sayap seperti Ángel Correa, yang memiliki pengalaman bertanding di liga top Eropa, serta mengoptimalkan kontribusi bek tengah Nicolás Otamendi dalam mengatur permainan dari belakang.
Konsekuensi Cedera Messi bagi Timnas dan Inter Miami
Di level klub, Messi terus menunjukkan performa impresif bersama Inter Miami. Pada 4 April 2026, ia berkolaborasi dengan Luis Suárez dalam menggali poin di MLS, meskipun tim hanya berhasil mengamankan hasil imbang 2‑2 melawan Austin FC. Penampilan tersebut menegaskan bahwa kondisi fisik Messi masih memungkinkan untuk berkontribusi di level klub, namun beban pertandingan internasional menambah risiko cedera berulang.
Scaloni harus menyeimbangkan antara mengembalikan kondisi optimal Messi dan menjaga kebugaran pemain kunci lainnya. Keputusan menunda panggilan Messi untuk dua pertandingan penting mencerminkan kebijakan jangka panjang yang mengutamakan kesehatan pemain demi persiapan Piala Dunia 2026.
Prediksi Hasil Laga Uruguay dan Brasil
Uruguay, yang dikenal dengan permainan fisik dan pertahanan rapat, akan menjadi tantangan pertama bagi Argentina pada 22 Maret. Sementara Brasil, yang selalu menjadi pesaing utama di zona CONMEBOL, dijadwalkan bermain empat hari kemudian. Tanpa Messi, Argentina diprediksi akan mengandalkan kolektifitas dan disiplin taktik untuk meraih setidaknya poin balik.
Para analis sepak bola menilai bahwa Argentina masih memiliki peluang besar untuk mempertahankan posisi puncak, asalkan lini tengah dapat mengendalikan tempo permainan dan penyerang mampu menembus pertahanan lawan secara efektif.
Kesimpulannya, keputusan Lionel Scaloni untuk menyingkirkan Messi dari dua laga kualifikasi bukan sekadar reaksi terhadap cedera sementara, melainkan langkah strategis yang menuntut seluruh skuad menampilkan performa maksimal. Dengan daftar pemain yang beragam dan pengalaman internasional yang luas, Argentina tetap berada dalam posisi kuat untuk melaju ke putaran akhir kualifikasi Piala Dunia 2026, meski harus menghadapi tantangan berat tanpa bintang paling bersinar dunia.











