Keuangan.id – 05 April 2026 | Perusahaan logistik SILO melaporkan kinerja keuangan yang kuat untuk tahun 2025, mencatat laba bersih sebesar Rp1,16 triliun. Pertumbuhan laba ini didorong oleh peningkatan EBITDA sebesar 18 persen, menandakan efisiensi operasional yang lebih baik.
Berikut ringkasan utama laporan keuangan SILO:
| Uraian | Nilai |
|---|---|
| Laba Bersih | Rp1,16 triliun |
| EBITDA YoY | +18% |
Peningkatan EBITDA mencerminkan perbaikan margin operasional, yang sebagian besar dipicu oleh optimalisasi jaringan distribusi dan pengendalian biaya bahan bakar. SILO juga melaporkan peningkatan pendapatan dari layanan premium serta ekspansi ke wilayah baru, yang memperluas basis pelanggan.
Para analis pasar menilai bahwa hasil ini memperkuat prospek saham SILO di Bursa Efek Indonesia, terutama mengingat kondisi makroekonomi yang tetap mendukung sektor logistik. Namun, mereka tetap mengingatkan adanya risiko terkait fluktuasi harga energi dan persaingan yang ketat.
Ke depan, manajemen SILO menargetkan pertumbuhan EBITDA lebih lanjut dengan fokus pada digitalisasi proses, investasi teknologi, dan peningkatan layanan nilai tambah bagi klien korporat.











