Keuangan.id – 24 April 2026 | Ketegangan di Selat Hormuz kembali meningkat, memicu kepanikan di pasar modal Asia. Investor menanggapi peringatan keamanan laut dengan penjualan saham secara luas.
Pengaruh langsung pada indeks utama
Indeks Nikkei 225, Hang Seng, dan Shanghai Composite semuanya mengalami penurunan. Berikut data penurunan pada sesi siang:
| Indeks | Penurunan |
|---|---|
| Nikkei 225 | -1.2% |
| Hang Seng | -1.5% |
| Shanghai Composite | -0.9% |
Reaksi pasar valuta
Pasar mata uang juga terpengaruh. Yen Jepang menguat melawan dolar, sementara yuan tetap lemah. Ringgit dan rupiah menunjukkan volatilitas tinggi.
Sentimen global dan faktor risiko
Ketegangan di Selat Hormuz menambah risiko geopolitik yang sudah tinggi akibat konflik di Timur Tengah. Analis memperkirakan tekanan pada harga minyak akan terus berlanjut, menurunkan likuiditas di pasar saham.
Investor disarankan meninjau kembali eksposur mereka pada sektor energi dan logistik, serta mempertimbangkan aset safe‑haven seperti emas.











