Keuangan.id – 14 April 2026 | Samsung kembali memperkuat segmen smartphone kelas menengah dengan peluncuran Galaxy A57 5G pada pertengahan April 2026. Perangkat ini menonjolkan desain yang lebih tipis, bobot yang ringan, serta peningkatan signifikan pada fitur kecerdasan buatan (AI) dan kamera triple. Kombinasi tersebut menjadikan A57 5G pilihan utama bagi generasi muda yang mengutamakan mobilitas, produktivitas, dan kreativitas konten.
Desain Ramping dan Ergonomi
Galaxy A57 5G hadir dengan ketebalan hanya 6,9 mm dan berat 179 gram, menjadikannya salah satu ponsel paling ramping di kelas menengah. Dibandingkan dengan pendahulunya, Galaxy A56 yang memiliki ketebalan 7,4 mm dan berat 198 gram, A57 terasa lebih “premium” di tangan. Bodi minimalis dengan finishing matte memberikan kesan solid sekaligus elegan, sementara aksen pada frame kamera menambah nilai estetika.
Layar Super AMOLED+ 6,7 Inci dengan Refresh Rate 120 Hz
Layar menjadi salah satu keunggulan utama A57 5G. Panel Super AMOLED+ berukuran 6,7 inci menawarkan resolusi Full HD+ dan refresh rate adaptif hingga 120 Hz, memberikan visual halus pada scrolling, gaming, dan video. Teknologi Vision Booster memastikan kecerahan tetap optimal di luar ruangan, sehingga pengguna tidak perlu mengatur kontras secara manual.
Performa Berbasis Exynos 1680
Di dalamnya, Samsung menempatkan chipset Exynos 1680 berbasis proses 4 nm. SoC ini menggabungkan delapan core (satu Cortex‑A720 2,9 GHz, empat Cortex‑A720 2,6 GHz, tiga Cortex‑A520 1,9 GHz) serta GPU Xclipse 550 yang diklaim 16 % lebih cepat dibanding generasi sebelumnya. NPU yang ditingkatkan mendukung fitur AI “Awesome Intelligence”, termasuk Object Eraser, Edit Suggestion, dan Voice Transcription. Untuk varian dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB, responsivitas multitasking terasa mulus bahkan saat menjalankan aplikasi berat seperti editor video.
Kamera Triple 50 MP yang Lebih Cerdas
Galaxy A57 5G mengusung sistem kamera utama triple: sensor utama 50 MP dengan OIS, kamera ultra‑wide 12 MP, dan kamera makro 5 MP. Kombinasi ini didukung oleh Image Signal Processor (ISP) terbaru yang menyeimbangkan noise dan bayangan, menghasilkan foto yang lebih vibrant dan detail. Fitur AI seperti Edit Suggestion memungkinkan pengguna mengubah latar belakang menjadi blur secara otomatis, sementara Object Eraser dapat menghilangkan objek tak diinginkan dari gambar. Kamera depan 12 MP tetap cocok untuk selfie dan video call berkualitas tinggi.
Daya Tahan Baterai dan Pengisian Cepat
Baterai berkapasitas 5.000 mAh dipasangkan dengan pengisian cepat 45 W, memungkinkan pengisian hingga 80 % dalam kurang dari 30 menit. Sistem pendingin vapor chamber yang lebih besar membantu menjaga suhu tetap stabil saat penggunaan intensif, terutama saat gaming atau proses rendering video.
Konektivitas dan Fitur Tambahan
- Wi‑Fi 6E untuk koneksi internet lebih cepat dan stabil.
- Dukungan 5G Sub‑6 GHz dan mmWave, memastikan kecepatan data yang tinggi.
- Fitur keamanan dengan sensor sidik jari dalam layar.
- AI assistant terintegrasi: Gemini, Bixby, dan Perplexity.
Harga dan Varian Tersedia
Samsung menetapkan harga awal Galaxy A57 5G pada kisaran Rp7,5 juta untuk varian standar (6 GB RAM / 128 GB storage). Namun, varian terbaru dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB dipatok pada Rp9,2 juta, menjadikannya pilihan yang sedikit lebih premium namun masih terjangkau bagi kalangan menengah. Harga tersebut mencakup semua peningkatan desain, layar, dan AI yang ditawarkan.
Secara keseluruhan, Galaxy A57 5G menegaskan posisi Samsung sebagai produsen yang konsisten menghadirkan perangkat menengah dengan nilai tambah nyata. Desain yang lebih tipis, performa Exynos 1680, kamera triple yang diperkaya AI, serta harga yang kompetitif menjadi faktor utama yang dapat menarik minat konsumen yang menginginkan smartphone serbaguna tanpa harus mengeluarkan biaya flagship.
Dengan spek yang seimbang dan fokus pada pengalaman pengguna, Samsung Galaxy A57 5G diprediksi akan menjadi salah satu penjualan terkuat pada kuartal kedua 2026, terutama di pasar Indonesia yang terus menunjukkan pertumbuhan tinggi dalam adopsi smartphone 5G.











