Keuangan.id – 11 April 2026 | Pada awal tahun 2026 pasar smartphone Indonesia kembali diguncang oleh dua rilis yang menargetkan segmen gamer dan pengguna berat. Samsung A37 5G, generasi terbaru dari seri A yang menonjolkan kecepatan koneksi, bersaing langsung dengan POCO X8 Pro 5G yang dibekali chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra dan fitur pendinginan 3D Dual‑Layer IceLoop. Kedua perangkat mengklaim performa tinggi, baterai besar, serta dukungan perangkat lunak jangka panjang. Artikel ini membandingkan spesifikasi, kinerja, harga, dan nilai praktis masing‑masing untuk membantu konsumen menentukan pilihan paling worth it.
Spesifikasi Kunci
| Fitur | Samsung A37 5G | POCO X8 Pro 5G |
|---|---|---|
| Chipset | Exynos 2400 (4 nm) Octa‑core | MediaTek Dimensity 8500 Ultra (4 nm) Octa‑core |
| GPU | Mali‑G720 MC9 | Mali‑G720 |
| RAM / Storage | 8 GB LPDDR5 / 128 GB UFS 3.1 (opsi 12 GB/256 GB) | 8 GB LPDDR5 / 256 GB UFS 4.0 (opsi 12 GB/512 GB) |
| Layar | 6,5 inci Super AMOLED 1080p, 120 Hz | 6,59 inci AMOLED 1.5K, 120 Hz, 3500 nits |
| Kamera Utama | 50 MP (Sony IMX582) f/1.8, OIS | 50 MP (Sony IMX882) f/1.5, OIS |
| Kamera Ultra‑wide | 12 MP, 123° | 8 MP, 123° |
| Kamera Depan | 20 MP | 20 MP |
| Baterai | 5 300 mAh, 45W Fast Charge | 6 500 mAh, 100W HyperCharge |
| Pendinginan | HeatPipe 2.0 | 3D Dual‑Layer IceLoop 5300 mm² |
| Sistem Operasi | One UI 6 berbasis Android 16, 4 pembaruan OS | HyperOS 3 berbasis Android 16, 4 pembaruan OS |
| Harga (Rata‑Rata) | Rp 4.199.000 (8/128) – Rp 5.299.000 (12/256) | Rp 4.399.000 (8/256) – Rp 5.399.000 (12/512) |
Kinerja Gaming dan Performa Umum
Kedua perangkat mengusung prosesor berarsitektur 4 nm, namun Dimensity 8500 Ultra pada POCO X8 Pro memiliki keunggulan dalam benchmark AnTuTu, mencatat lebih dari 2 juta poin, sementara Exynos 2400 pada Samsung A37 berada di kisaran 1,7 juta poin. Pada uji stress gaming seperti Genshin Impact dan Call of Duty: Mobile, POCO X8 Pro menampilkan frame rate yang lebih stabil pada pengaturan ultra‑high, berkat pendinginan IceLoop yang mampu menurunkan suhu rata‑rata 5°C dibandingkan HeatPipe Samsung.
Namun, Samsung A37 tidak kalah dalam penggunaan sehari‑hari. UI yang telah dioptimalkan, dukungan One UI 6 serta integrasi Samsung DeX memberi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan produktivitas di luar gaming. Responsivitas layar 120 Hz pada kedua perangkat hampir identik, tetapi kecerahan puncak 3500 nits pada POCO memberi keunggulan di kondisi sinar matahari terik.
Daya Tahan Baterai dan Pengisian Daya
POCO X8 Pro unggul dengan baterai 6 500 mAh dan teknologi 100W HyperCharge yang dapat mengisi penuh dalam kurang dari 30 menit. Samsung A37 menawarkan baterai 5 300 mAh dan pengisian 45W, yang membutuhkan sekitar 45 menit untuk pengisian penuh. Dalam uji pemakaian campuran (gaming, streaming, browsing) POCO dapat bertahan hingga 14 jam, sedangkan Samsung bertahan sekitar 11 jam. Kedua ponsel mendukung reverse charging, namun POCO menyediakan daya output 27W dibandingkan 15W Samsung.
Harga dan Nilai Ekonomi
Harga rilis POCO X8 Pro dimulai Rp 4.399.000 untuk varian 8 GB/256 GB, sedikit lebih tinggi dibandingkan Samsung A37 yang mulai dari Rp 4.199.000. Namun, perbedaan performa gaming, baterai, dan layar AMOLED 1.5K membuat POCO menawarkan nilai lebih bagi gamer. Bagi konsumen yang lebih mementingkan ekosistem Samsung, layanan after‑sales, serta fitur produktivitas, A37 tetap menjadi pilihan yang kompetitif dengan selisih harga yang tidak terlalu besar.
Kesimpulan
Jika fokus utama Anda adalah gaming intensif, kecepatan frame tinggi, dan daya tahan baterai yang superior, POCO X8 Pro 5G menjadi pilihan yang lebih worth it di tahun 2026. Namun, bagi pengguna yang mengutamakan ekosistem Samsung, tampilan UI yang halus, serta dukungan perangkat lunak jangka panjang dengan harga yang marginal lebih rendah, Samsung A37 5G tetap layak dipertimbangkan. Pada akhirnya, keputusan akhir bergantung pada prioritas antara performa gaming versus integrasi ekosistem dan layanan purna jual.
