Keuangan.id – 25 April 2026 | Ketidakpastian geopolitik seperti ketegangan perdagangan, konflik regional, dan kebijakan luar negeri dapat menimbulkan volatilitas di pasar saham. Di tengah kondisi tersebut, investor sering mencari instrumen yang mampu memberikan aliran kas stabil, salah satunya saham yang rutin membagikan dividen tinggi.
Mengapa saham dividen tinggi tetap menarik?
Dividen tinggi memberikan pendapatan pasif yang tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi harga saham jangka pendek. Selain itu, perusahaan yang konsisten membayar dividen biasanya memiliki fundamental yang kuat dan arus kas yang sehat.
Daftar saham yang tetap bagi dividen tinggi
- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) – Dividend Yield sekitar 7,5% dengan rekam jejak pembayaran yang stabil.
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) – Yield mendekati 6,8%, didukung oleh jaringan luas dan profitabilitas yang konsisten.
- PT Astra International Tbk (ASII) – Menawarkan yield sekitar 6,2% berkat diversifikasi bisnis yang luas.
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) – Dividend Yield sekitar 5,9% dengan margin laba yang kuat.
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) – Yield sekitar 5,5%, didukung oleh kontrak jangka panjang di sektor energi.
Investor sebaiknya tetap memperhatikan rasio payout, pertumbuhan laba, serta prospek industri masing‑masing perusahaan sebelum memutuskan alokasi dana. Meskipun dividen tinggi menjanjikan pendapatan stabil, diversifikasi portofolio tetap menjadi kunci untuk mengelola risiko.











