Keuangan.id – 03 Juni 2026 |
Saham BBCA telah mengalami penurunan sebesar 27,8% sejak awal tahun. Menurut analis, tekanan asing merupakan biang keladi dari penurunan ini. Namun, analis juga melihat peluang target Rp 7.700 jika dana asing kembali. Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan saham BBCA masih dipengaruhi oleh faktor eksternal. Dalam beberapa bulan terakhir, saham BBCA telah terkoreksi dalam, namun masih memiliki potensi untuk kembali naik jika kondisi pasar membaik. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan saham BBCA di masa depan adalah perubahan kebijakan moneter, pergerakan inflasi, dan perkembangan ekonomi global.











