Resmi – Rilis ranking FIFA terbaru, Timnas Indonesia bertahan di peringkat 122, Malaysia terjun bebas

Resmi - Rilis ranking FIFA terbaru, Timnas Indonesia bertahan di peringkat 122, Malaysia terjun bebas
Resmi - Rilis ranking FIFA terbaru, Timnas Indonesia bertahan di peringkat 122, Malaysia terjun bebas

Keuangan.id – 23 April 2026 | FIFA secara resmi mengumumkan pembaruan ranking FIFA pada 21 April 2026, menampilkan lanskap sepak bola internasional yang terus berubah. Timnas Indonesia (pria) berhasil mempertahankan posisi ke-122 dunia, sementara timnas Malaysia (pria) mengalami penurunan tajam yang menempatkannya di zona terendah kawasan Asia Tenggara. Di sisi lain, timnas putri Indonesia juga mencatat penurunan satu posisi, berada di peringkat ke-106 dengan total 1.175,97 poin.

Posisi Timnas Indonesia di peringkat dunia

Berita utama adalah keberhasilan Timnas Indonesia mempertahankan peringkat ke-122 dalam klasemen ranking FIFA terbaru. Poin kumulatif tim tetap stabil, mencerminkan hasil yang konsisten meski belum mampu menembus zona 100 teratas. Kestabilan ini penting karena menjaga hak suara dalam rapat FIFA dan mengamankan slot potensial pada fase kualifikasi turnamen internasional.

Penurunan drastis Malaysia

Berbeda dengan Indonesia, Timnas Malaysia menurun secara signifikan. Sebelumnya berada di peringkat 85, tim kini terdesak ke peringkat 97, menandakan penurunan performa yang cukup mengkhawatirkan. Penurunan tersebut dipicu oleh serangkaian hasil negatif di ajang kualifikasi Asian Cup dan kegagalan dalam pertandingan persahabatan melawan tim-tim Asia Selatan.

Bagian wanita: Garuda Pertiwi di peringkat 106

Di arena sepak bola putri, Garuda Pertiwi kembali menempati peringkat ke-106 dunia setelah penurunan satu posisi dari peringkat 105 sebelumnya. Tim mencatat total 1.175,97 poin, angka yang menurun akibat hasil kurang memuaskan di FIFA Series 2026. Pada turnamen tersebut, Indonesia kalah telak 1-7 melawan Republik Demokratik Kongo sebelum bangkit dengan kemenangan 4-2 atas Kaledonia Baru.

  • Poin total: 1.175,97
  • Peringkat dunia: 106
  • Peringkat ASEAN: ke-6 (di belakang Vietnam, Filipina, Thailand, Myanmar, dan Malaysia)

Detail pertandingan FIFA Series 2026

Pada laga pertama, Garuda Pertiwi terpaksa menelan kekalahan besar 1-7 melawan Republik Demokratik Kongo di Stadion Ratchaburi, Thailand. Meskipun Claudia Scheunemann berhasil mencetak gol lewat penalti, pertahanan tim runtuh akibat serangan cepat lawan. Kegagalan ini menyebabkan penurunan poin signifikan dalam ranking FIFA.

Laga kedua memberikan secercah harapan ketika tim asuhan Satoru Mochizuki mengalahkan Kaledonia Baru dengan skor 4-2. Gol-gol dicetak oleh Emily Nahon, Sheva Imut (dua gol), dan Claudia Scheunemann. Kemenangan ini memperkecil jurang poin, namun tidak cukup untuk mengembalikan posisi tim ke peringkat semula.

Posisi ASEAN dan implikasinya

Dalam konteks Asia Tenggara, Indonesia kini menempati posisi keenam baik di kategori pria maupun wanita. Di tingkat pria, peringkat 122 menempatkan Indonesia di belakang Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Filipina, namun di atas Laos, Kamboja, Singapura, dan Timor Leste. Di sisi wanita, peringkat 106 menempatkan Indonesia di bawah Vietnam (37), Filipina (38), Thailand (50), Myanmar (55), dan Malaysia (92), namun masih di atas Laos (113) dan Kamboja (117).

Penurunan Malaysia di kedua kategori menandakan tantangan baru bagi negara-negara ASEAN dalam bersaing di panggung global. Jika tren ini berlanjut, peluang negara-negara lain untuk naik peringkat akan semakin besar, khususnya bagi tim yang tengah mengembangkan generasi muda dan memperkuat infrastruktur pelatihan.

Reaksi pelatih dan harapan ke depan

Pelatih Satoru Mochizuki menyatakan bahwa hasil buruk melawan Kongo menjadi pelajaran berharga bagi skuad. Ia menekankan pentingnya konsistensi pertahanan dan peningkatan kerja sama tim. “Kita harus bangkit dari kekalahan itu, memperbaiki struktur taktik, dan memaksimalkan potensi pemain muda,” ujarnya dalam konferensi pers pasca turnamen.

Sementara itu, timnas pria yang dipimpin oleh pelatih baru menargetkan perbaikan performa pada kualifikasi Asian Cup mendatang. Fokus utama adalah meningkatkan efektivitas serangan dan menstabilkan lini belakang, agar dapat bersaing lebih ketat dengan tim-tim Asia Selatan dan Timur.

Secara keseluruhan, pembaruan ranking FIFA ini mencerminkan dinamika kompetitif di Asia serta menegaskan pentingnya strategi jangka panjang bagi federasi sepak bola Indonesia. Baik tim pria maupun wanita harus mengoptimalkan program pembinaan, meningkatkan kualitas liga domestik, dan memperluas eksposur internasional untuk mengembalikan posisi yang lebih unggul.

Dengan tekad kuat dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, harapan besar tetap ada bagi Timnas Indonesia untuk kembali melaju ke peringkat yang lebih tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

Exit mobile version