Keuangan.id – 15 April 2026 | Bank Mega Syariah mencatat lonjakan signifikan dalam penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) selama Ramadan 1447 H. Total DPK yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 709 miliar, naik tajam dibandingkan periode sebelumnya.
Selain peningkatan nilai DPK, bank juga berhasil menambah 5.600 rekening baru, yang sebagian besar berasal dari nasabah ritel yang tertarik dengan produk dana murah berbasis prinsip syariah.
Ramadan yang identik dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan belanja konsumsi diyakini menjadi faktor utama dorongan tersebut. Selama bulan suci, masyarakat cenderung meningkatkan transaksi keuangan, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk menyalurkan sedekah atau zakat melalui lembaga keuangan syariah.
Bank Mega Syariah memanfaatkan momentum ini dengan meluncurkan beberapa program khusus, antara lain:
- Penawaran suku bunga kompetitif untuk tabungan dan deposito berjangka.
- Paket pembiayaan mikro berbasis akad murabahah dan musyarakah.
- Kampanye digital yang mempermudah pembukaan rekening secara online.
Strategi tersebut terbukti efektif, mengingat total DPK baru sebesar Rp 709 miliar menandai pertumbuhan sekitar 20% dibandingkan Ramadan sebelumnya. Peningkatan jumlah rekening baru juga mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan syariah yang lebih inklusif.
Para analis pasar menilai bahwa tren positif ini dapat mendorong bank syariah lain untuk memperkuat penawaran dana murah, khususnya pada periode Ramadan yang tradisionalnya menghasilkan permintaan tinggi akan produk keuangan.
Ke depan, Bank Mega Syariah menargetkan pertumbuhan DPK tahunan di atas 15% dan berencana memperluas jaringan cabang serta layanan digital untuk menjangkau lebih banyak nasabah di seluruh Indonesia.











