Keuangan.id – 24 Mei 2026 |
Profil BYAN dan Low Tuck Kwong memuat sejarah berdiri, laba, saham, serta alasan menjadi emiten energi terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). BYAN, atau Bayan Resources, merupakan salah satu perusahaan batu bara terbesar di Indonesia. Dengan market cap yang besar, BYAN menjadi pemain utama di sektor energi. Low Tuck Kwong, sebagai pendiri dan pemegang saham utama, memainkan peran penting dalam kesuksesan BYAN. Sejarah BYAN dimulai pada tahun 1994, ketika perusahaan ini didirikan oleh Low Tuck Kwong. Pada awalnya, BYAN berfokus pada penambangan batu bara di Kalimantan. Namun, seiring waktu, perusahaan ini mengembangkan bisnisnya ke sektor energi lainnya, seperti pembangkit listrik dan pengolahan batu bara. Laba BYAN terus meningkat sepanjang tahun, membuat perusahaan ini menjadi salah satu yang paling menguntungkan di sektor energi. Saham BYAN juga sangat diminati oleh investor, karena perusahaan ini memiliki prospek yang cerah dan potensi pertumbuhan yang besar. Oleh karena itu, BYAN menjadi emiten energi terbesar di BEI, dengan market cap yang mencapai triliunan rupiah.
