Phil Foden Terpuruk, Apa Sih yang Bisa Membalikkan Kejenuhan di Manchester City?

Phil Foden Terpuruk, Apa Sih yang Bisa Membalikkan Kejenuhan di Manchester City?
Phil Foden Terpuruk, Apa Sih yang Bisa Membalikkan Kejenuhan di Manchester City?

Keuangan.id – 30 April 2026 | Phil Foden, gelandang muda berbakat Manchester City, kini berada di tengah krisis kepercayaan diri yang menggerogoti performanya sejak paruh kedua musim 2025‑26. Setelah menampilkan penampilan impresif pada awal kampanye, sang pemain Inggris kini menjadi sosok yang lebih sering terlihat di pinggiran lapangan, menghambat ambisi tim asuhan Pep Guardiola.

Penurunan Performa

Musim ini Foden memulai perjalanan dengan beberapa gol dan assist penting, namun statistiknya menurun drastis setelah pertandingan-pertandingan awal. Pada fase akhir 2025‑26, ia sering digantikan atau hanya dimainkan selama setengah waktu, seperti yang terjadi pada semifinal Piala FA melawan Southampton. Pada pertandingan itu, Foden ditarik keluar lapangan setelah 58 menit dengan penampilan yang tampak kosong, tidak mampu memecah blok pertahanan lawan.

Penyebab Utama

Beberapa faktor mengarah pada penurunan tersebut. Secara taktis, Guardiola telah menyesuaikan formasi dengan menambahkan opsi serangan alternatif, yang membuat peran Foden lebih bersaing dengan rekan‑rekan seperti Mateo Kovačić dan Bernardo Silva. Di sisi mental, ketidakmampuan mengekspresikan kecepatan dan kreativitasnya menandakan hilangnya rasa percaya diri yang biasanya menjadi bahan bakar aksi-aksi berbahaya.

Contoh nyata terlihat pada momen pertengahan babak pertama semifinal Piala FA. Foden menerima bola di tengah lapangan, seharusnya menjadi peluang untuk menembus pertahanan Southampton, namun ia menyerahkannya kepada Kovačić. Keputusan itu menegaskan keraguan yang melanda pemain muda tersebut.

Langkah Pemulihan

  • Memberi ruang kebebasan kreatif: Guardiola dapat mengurangi beban taktis dan membiarkan Foden beroperasi lebih bebas di zona serang.
  • Menetapkan peran yang jelas: Menjadikan Foden sebagai pengganti utama di sisi kanan atau kiri tengah, sehingga ia tidak harus bersaing secara langsung dengan pemain senior.
  • Memberi dorongan mental: Sesi konseling atau pelatihan mental yang menargetkan peningkatan kepercayaan diri.
  • Memberi kesempatan mencetak gol penting: Mengatur skenario di mana Foden dapat menjadi penentu dalam pertandingan kritis, misalnya melawan rival liga atau di laga Piala FA berikutnya.

Jika satu dari langkah tersebut berhasil, Foden berpotensi kembali menjadi ancaman yang menakutkan bagi pertahanan lawan, mengembalikan kualitas permainan yang membuatnya menjadi andalan tim dan skuad nasional Inggris.

Ke depan, tantangan utama Manchester City adalah menyeimbangkan rotasi pemain tanpa menurunkan intensitas menyerang. Sementara itu, Foden harus menemukan kembali percikan kepercayaan diri yang pernah membuatnya mencuri sorotan pada musim 2024‑25.

Harapan tetap ada; satu gol kemenangan atau assist krusial dapat menjadi “spark” yang memecah belenggu mentalnya. Dengan dukungan penuh dari pelatih, rekan satu tim, dan fans, Phil Foden berpeluang besar untuk mengakhiri fase suram ini dan kembali berkontribusi pada gelombang keberhasilan Manchester City serta timnas Inggris.

Exit mobile version