Keuangan.id – 19 Mei 2026 | Pertumbuhan kota besar di Arizona telah melambat dalam beberapa tahun terakhir, dengan beberapa kota bahkan mengalami penurunan jumlah penduduk. Menurut data dari Biro Sensus, Phoenix, kota terbesar di Arizona, hanya menambah 3.157 penduduk baru dalam satu tahun terakhir, yang merupakan pertumbuhan 0,2%. Sementara itu, Tucson, kota terbesar kedua di Arizona, bahkan mengalami penurunan penduduk sebesar 2.262 orang.
Tempe, kota yang terletak di dekat Phoenix, juga mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu perubahan yang signifikan adalah perubahan penggunaan lahan dari kantor ke industri. Misalnya, Sky Harbor Innovation Park, sebuah kompleks kantor yang terletak di dekat Bandara Internasional Phoenix Sky Harbor, telah dijual kepada Nuveen Real Estate dan akan diubah menjadi fasilitas industri.
Perubahan ini tidak hanya terjadi di Tempe, tetapi juga di kota-kota lain di Arizona. Lincoln Property Company telah memulai proyek pembangunan fasilitas industri di Sky Harbor Logistics, yang terletak di dekat Nuveen. Sementara itu, Panattoni Development juga telah memulai proyek pembangunan fasilitas industri di bekas kampus State Farm.
Pertumbuhan kota-kota di Arizona yang melambat ini juga disebabkan oleh perubahan dalam pola pertumbuhan penduduk. Banyak kota-kota di pinggiran kota yang mengalami pertumbuhan yang lebih cepat daripada kota-kota besar. Misalnya, Queen Creek mengalami pertumbuhan penduduk sebesar 8,2% dalam satu tahun terakhir, sedangkan Goodyear mengalami pertumbuhan sebesar 6,5%.
Perubahan ini menunjukkan bahwa kota-kota di Arizona sedang mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Dengan perubahan penggunaan lahan, pertumbuhan kota-kota pinggiran, dan perubahan pola pertumbuhan penduduk, kota-kota di Arizona harus siap untuk menghadapi tantangan dan peluang baru.
