Keuangan.id – 13 April 2026 | Final Four Proliga 2026 semakin memanas di GOR Jati Diri, Semarang, dengan empat tim terbaik bersaing keras untuk mengamankan tiket ke Grand Final. Di sisi putri, Jakarta Pertamina Enduro (JPE) berhasil menambah dua poin penting setelah mengalahkan Jakarta Electric PLN dengan skor dramatis 3-2 di Solo, sementara di putra, Jakarta LavAni Livin’ Transmedia (LavAni) tetap tak tergoyahkan dengan total 12 poin, menempati puncak klasemen.
Meski Megawati Hangestri Pertiwi bersama rekan-rekannya mencatat kemenangan melawan Electric PLN, hasil tersebut belum cukup untuk memimpin klasemen. Megawati, yang mencetak poin satu digit dalam laga tersebut, tetap berada di posisi kedua dengan 9 poin, bersaing ketat dengan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia yang memiliki poin yang sama namun unggul dalam rasio set.
Klasemen Putri Setelah Laga Terbaru
| Tim | Poin | Set Menang | Set Kalah |
|---|---|---|---|
| Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia | 9 | 10 | 4 |
| Jakarta Pertamina Enduro | 9 | 11 | 7 |
| Jakarta Electric PLN | 3 | 5 | 9 |
| Jakarta Popsivo Polwan | 3 | 4 | 8 |
Gresik tetap memimpin berkat selisih set yang lebih baik, meski poinnya sama dengan Pertamina Enduro. Pertamina Enduro kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi dalam dua laga terakhir melawan Jakarta Popsivo Polwan dan kembali menghadapi Gresik untuk mengamankan tempat di Grand Final.
Klasemen Putra: LavAni Tak Tertandingi
| Tim | Poin | Set Menang | Set Kalah |
|---|---|---|---|
| Jakarta LavAni Livin’ Transmedia | 12 | 12 | 2 |
| Jakarta Bhayangkara Presisi | 9 | 9 | 5 |
| Surabaya Samator | 3 | 4 | 8 |
| Garuda Jaya | 0 | 1 | 9 |
LavAni, yang telah mengumpulkan 12 poin dari tiga pertandingan, menunjukkan dominasi penuh. Kemenangan 3-0 atas Bhayangkara Presisi (25-23, 25-21, 25-21) menegaskan posisi mereka sebagai tim terkuat. Dengan dua pertandingan tersisa, satu kemenangan lagi sudah cukup untuk mengamankan tiket Grand Final.
Detail Pertandingan JPE vs Electric PLN
Pertandingan di GOR Sritex Arena Solo berlangsung sengit. JPE menguasai dua set pertama dengan skor 25-22 masing‑masing, berkat serangan tajam Irina Voronkova dan Megawati Hangestri. Namun Electric PLN bangkit pada set ketiga dan keempat (25-21, 25-18), memaksa laga masuk ke set kelima. Pada set penentuan, kombinasi serangan Voronkova, Wilma Salas, dan Megawati mengantarkan JPE menang 15-8.
Manajer JPE, Widi Triyoso, menilai bahwa evaluasi taktik sebelum laga berperan penting. Sementara Megawati mengakui bahwa tim harus lebih fokus setelah hampir kalah di Surabaya sebelumnya. Kemenangan ini menambah kepercayaan diri JPE menjelang pertandingan kritis berikutnya di Semarang.
Strategi dan Tantangan Kedepan
- Jakarta Pertamina Enduro: Mempertahankan kecepatan serangan dan menambah konsistensi di set ketiga dan keempat menjadi kunci untuk menghindari kembali terserang comeback lawan.
- Jakarta LavAni Livin’ Transmedia: Menjaga kestabilan pertahanan dan memanfaatkan kekuatan setter Tisya Amallya untuk menciptakan variasi serangan.
- Gresik Phonska Plus: Memanfaatkan selisih set yang lebih baik untuk tetap memimpin klasemen, sambil menyiapkan taktik anti‑pertahanan JPE.
Dengan jadwal akhir di Semarang hanya tinggal dua putaran, setiap poin menjadi sangat vital. Pertandingan antara JPE dan Gresik diprediksi akan menjadi penentu utama siapa yang melaju ke Grand Final putri, sementara duel LavAni melawan Bhayangkara atau Garuda Jaya akan menentukan perwakilan putra.
Secara keseluruhan, Final Four Proliga 2026 kini berada pada fase penentu. Pertamina Enduro telah menunjukkan kemampuan bangkit dari ketertinggalan, Megawati tetap menjadi motor penggerak tim meski mencatat poin satu digit, dan LavAni menegaskan keunggulannya dengan klasemen sempurna. Pertarungan akhir di Semarang menjanjikan aksi yang menegangkan bagi para penggemar voli Indonesia.
