Keuangan.id – 06 April 2026 | Persis Solo kembali mengukir momen penting dalam persaingan BRI Super League 2025/26 setelah berhasil menahan imbang PSM Makassar 1-1 di Stadion Gelora BJ Habibie pada pekan ke-26. Kemenangan tipis itu tidak hanya menambah satu poin krusial, melainkan juga menegaskan tekad tim Laskar Sambernyawa untuk mengusir zona degradasi dan mengincar posisi lebih baik di klasemen sementara.
Gol pembuka bagi tuan rumah dicetak oleh Yuran Fernandes lewat sundulan tajam pada menit ke-18. Gol tersebut memberi PSM kepercayaan diri dan tekanan ekstra pada Persis selama paruh pertama. Menyusul serangan keras PSM, Persis sempat kesulitan menahan bola mati dan harus menahan serangan berulang-ulang. Namun, perubahan taktik pada jeda istirahat berhasil mengubah dinamika pertandingan.
Perubahan Taktik dan Penyerangan Balik Persis
Masuk babak kedua, pelatih Milomir Seslija menginstruksikan tim untuk menekan lebih tinggi dan memanfaatkan celah di lini pertahanan PSM. Tekanan yang konsisten memaksa lawan membuka ruang, dan pada menit ke-65, Roman Paparyga mengeksekusi serangan balik yang berujung pada gol penyama kedudukan.
Gol tersebut menjadi titik balik penting. Setelah mencetak gol penyeimbang, Persis tampil lebih rapi, disiplin, dan tak lagi terjebak dalam tekanan bola mati PSM. Meskipun tidak dapat menambah gol, tim berhasil mempertahankan hasil imbang hingga peluit akhir.
Pujian Milomir Seslija dan Analisis Performa
Pelatih asal Serbia, Milomir Seslija, mengungkapkan kepuasannya atas hasil tersebut. Ia menilai bahwa pertandingan berjalan sesuai prediksi, dengan intensitas tinggi dan tantangan tambahan berupa perjalanan jauh serta kondisi cuaca di Parepare. “Ini laga yang tidak mudah. Tapi saya senang dengan kerja keras pemain. Secara taktis kami cukup baik, meski PSM unggul di set piece. Satu poin ini sangat berarti,” ujar Seslija dalam konferensi pers.
Seslija menambahkan bahwa pemusatan latihan di Yogyakarta berperan penting dalam meningkatkan kebugaran fisik dan mental pemain. Menurutnya, persiapan yang terfokus membantu tim mengatasi tekanan dan menjaga konsistensi performa hingga akhir laga.
Implikasi Klasemen dan Persaingan di Bawah
Dengan tambahan satu poin, Persis Solo kini mengumpulkan 21 poin dan menempati posisi ke-15 klasemen sementara. Posisi ini masih rapuh karena poinnya sama dengan Persijap Jepara di atasnya. Di sisi lain, pesaing terdekat Madura United FC dan Semen Padang FC masih memiliki peluang untuk menggoyang posisi jika meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya.
Keberhasilan meraih poin di kandang lawan yang dikenal sulit ditaklukkan memberikan suntikan moral bagi skuad Laskar Sambernyawa. Tim kini dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan performa di laga-laga mendatang, khususnya dalam memanfaatkan peluang lebih awal dan mengurangi kebocoran di situasi bola mati.
Prospek Kedepan Persis Solo
Melihat performa terbaru, analis sepak bola memprediksi bahwa Persis Solo mampu meningkatkan peringkatnya jika terus konsisten dalam pertahanan dan meningkatkan efektivitas serangan. Kesiapan mental yang ditunjukkan dalam laga melawan PSM menjadi indikator kuat bahwa tim dapat bersaing dengan tim-tim papan atas bila memanfaatkan keunggulan fisik dan taktik yang tepat.
Dengan dukungan suporter yang tetap setia serta strategi pelatih yang adaptif, Persis Solo berada pada posisi yang baik untuk mengubah nasibnya dari zona degradasi menjadi tim yang berpotensi bersaing di papan tengah klasemen.
Secara keseluruhan, hasil imbang melawan PSM Makassar bukan sekadar sekadar angka pada papan skor, melainkan sebuah batu loncatan penting bagi Persis Solo untuk membangun kepercayaan diri, menegaskan mentalitas juara, dan menyiapkan kejutan lebih besar di laga-laga berikutnya.











