Keuangan.id – 30 Maret 2026 | Musim mudik Lebaran 2026 menyaksikan peningkatan signifikan pada permintaan asuransi perjalanan di Indonesia. Perusahaan asuransi General Eka Global Indonesia (GEGI) melaporkan pertumbuhan premi sebesar 30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Faktor utama yang mendorong lonjakan ini adalah sentimen liburan yang tinggi serta percepatan adopsi layanan digital. Konsumen kini lebih mudah membeli polis secara online, sehingga prosesnya menjadi cepat dan praktis.
| Bulan | Premi (dalam juta Rupiah) | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| Januari | 120 | +28% |
| Februari | 135 | +30% |
| Maret | 150 | +32% |
| April | 165 | +30% |
Data tersebut menunjukkan bahwa peningkatan tidak hanya terjadi pada bulan mudik (Mei), tetapi telah dimulai sejak awal tahun, menandakan perubahan perilaku konsumen yang lebih proaktif dalam mengelola risiko perjalanan.
Digitalisasi menjadi kunci utama. Platform aplikasi seluler GEGI memungkinkan pengguna melakukan simulasi harga, memilih cakupan perlindungan, dan membayar premi dalam hitungan menit. Selain itu, kampanye edukasi tentang pentingnya asuransi perjalanan juga diperkuat melalui media sosial dan kanal digital lainnya.
Para ahli industri memperkirakan tren ini akan berlanjut pada musim mudik berikutnya, mengingat kesadaran akan risiko kesehatan dan keamanan selama perjalanan semakin tinggi. Mereka menyarankan penyedia asuransi untuk terus mengoptimalkan produk digital, menambah varian perlindungan yang relevan, serta memperluas jaringan mitra layanan di wilayah-wilayah tujuan mudik.
Dengan pertumbuhan premi yang kuat, GEGI berencana untuk meningkatkan investasi pada teknologi AI dan data analytics guna memperbaiki proses underwriting serta mempercepat klaim. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan nasabah serta memperkuat posisi perusahaan di pasar asuransi perjalanan nasional.











