Berita  

Penukaran Samsung Galaxy Ultra S25 ke S26 Series Resmi Ditutup: Apa Artinya Bagi Pengguna?

Penukaran Samsung Galaxy Ultra S25 ke S26 Series Resmi Ditutup: Apa Artinya Bagi Pengguna?
Penukaran Samsung Galaxy Ultra S25 ke S26 Series Resmi Ditutup: Apa Artinya Bagi Pengguna?

Keuangan.id – 08 April 2026 | Samsung Indonesia mengumumkan bahwa program penukaran perangkat Samsung Galaxy Ultra S25 dengan seri terbaru Galaxy S26 resmi ditutup. Pengumuman ini datang bersamaan dengan serangkaian acara promosi, termasuk Creator Lab bertema “Concert Mode” yang menampilkan kemampuan kamera dan video Galaxy S26 Ultra dalam kondisi konser yang menantang.

Creator Lab: Menguji Kamera di Panggung Konser

Pada 7 April 2026, KompasTekno bekerja sama dengan Samsung menggelar workshop Creator Lab di Jakarta Selatan. Acara ini memperkenalkan fitur Concert Mode pada Galaxy S26 Ultra, yang dirancang untuk mengatasi pencahayaan rendah, gerakan cepat, dan jarak pengambilan gambar yang jauh. Dua jurnalis KompasTekno, Galuh Putri dan Caroline Saskia, berbagi pengalaman mereka selama tiga tahun meliput konser internasional menggunakan ponsel Samsung.

Ilham Indrawan, MX Flagship Category Management Lead Samsung Electronics, menekankan tiga pilar utama yang membuat S26 Ultra cocok untuk dokumentasi konser: performa yang tidak melambat, kamera yang menghasilkan gambar tajam dengan usaha minimal, dan integrasi Galaxy AI yang meningkatkan kualitas foto serta video, termasuk fitur Nightography yang mampu menerangi adegan gelap.

Tren Upgrade yang Mempercepat

Data yang diungkapkan oleh Ilham Indrawan pada acara tersebut menunjukkan bahwa siklus upgrade pengguna Galaxy S25 ke S26 Series semakin singkat. Sebelumnya, mayoritas pengguna melakukan upgrade dari dua generasi sebelumnya, namun kini banyak yang langsung beralih ke varian Ultra karena peningkatan signifikan pada layar, chipset, dan sistem kamera. Pengguna seri Galaxy FE juga cenderung berpindah ke varian Plus karena kebutuhan layar lebih besar (sekitar 6,7 inci) dan kapasitas baterai minimal 4.900 mAh.

Fitur Utama Galaxy S26 Ultra

  • Performa Tinggi: Chipset Snapdragon 8 Elite generasi terbaru memastikan respons cepat bahkan saat merekam video 8K atau bermain game intensif.
  • Kamera Proaktif: Aperture lebih besar, sensor 200 MP, serta dukungan AI untuk optimasi warna dan detail.
  • Nightography: Teknologi AI yang menerangi foto dalam kondisi minim cahaya tanpa menambah noise.
  • Horizontal Lock: Fitur stabilisasi yang menjaga orientasi video tetap sejajar saat pengguna bergerak di tengah keramaian.
  • Galaxy AI: Penggunaan AI dalam pemrosesan gambar, pengenalan objek, dan peningkatan otomatis pada konten kreator.

Dampak Penutupan Program Penukaran

Dengan ditutupnya program penukaran, pemilik Galaxy S25 yang masih menginginkan peningkatan harus mempertimbangkan dua pilihan utama: membeli perangkat baru secara penuh atau mencari unit bekas dengan harga lebih terjangkau. Pasar HP bekas di Indonesia, terutama untuk seri S, masih menunjukkan nilai jual yang kuat. Sebagai contoh, harga bekas Galaxy S25 Ultra berada di kisaran Rp12 juta–16 juta, sementara model Plus dan reguler berkisar antara Rp11 juta–14 juta dan Rp8 juta–11 juta.

Kenaikan harga perangkat baru akibat krisis RAM 2026 mendorong konsumen beralih ke pasar second‑hand. Namun, keunggulan fitur S26 Ultra seperti AI‑enhanced Nightography dan Horizontal Lock membuat perangkat baru tetap menjadi pilihan utama bagi kreator konten profesional.

Tips bagi Pengguna yang Ingin Upgrade

  1. Evaluasi kebutuhan: Jika utama Anda adalah fotografi konser atau video dinamis, S26 Ultra menawarkan nilai tambah yang signifikan.
  2. Manfaatkan program trade‑in sebelum penutupan: Dapatkan potongan harga maksimal.
  3. Pertimbangkan perangkat bekas dengan kondisi baik dan garansi resmi untuk menekan biaya.
  4. Ikuti event edukasi seperti Creator Lab untuk memahami cara mengoptimalkan fitur kamera terbaru.

Penutupan program penukaran menandai akhir fase transisi dari S25 ke S26, namun sekaligus membuka peluang bagi pengguna untuk menilai kembali prioritas mereka antara investasi pada perangkat flagship terbaru atau memanfaatkan pasar bekas yang masih kompetitif.

Dengan dukungan ekosistem Samsung yang terus berkembang, baik melalui fitur AI canggih maupun program edukasi kreator, para pengguna di Indonesia dapat menyesuaikan pilihan mereka dengan kebutuhan fotografi, hiburan, atau produktivitas sehari‑hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *