Keuangan.id – 18 April 2026 | Penjualan mobil listrik BYD di pasar Jepang mengalami lonjakan tajam pada bulan Maret 2026, dengan pertumbuhan sebesar 91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Lonjakan ini menandai keberhasilan strategi ekspansi global BYD yang mulai memasuki pasar premium di luar negeri. Sejak awal 2025, BYD telah meningkatkan jaringan dealer, menambah fasilitas layanan, serta meluncurkan model-model baru yang disesuaikan dengan selera konsumen Jepang.
Berikut ringkasan data penjualan BYD di Jepang pada Maret 2025 dan Maret 2026:
| Bulan | Penjualan (unit) |
|---|---|
| Mar 2025 | 2.800 |
| Mar 2026 | 5.350 |
Beberapa faktor yang berkontribusi pada peningkatan penjualan tersebut antara lain:
- Ketersediaan model BYD Atto 3 dan Tang EV dengan harga kompetitif serta fitur teknologi terkini.
- Kerjasama dengan perusahaan logistik Jepang untuk menyediakan infrastruktur pengisian daya yang lebih luas.
- Kampanye pemasaran yang menekankan keberlanjutan dan efisiensi biaya operasional kendaraan listrik.
- Dukungan kebijakan pemerintah Jepang yang memberi insentif pajak bagi pembeli mobil listrik.
Keberhasilan di Jepang juga memberi sinyal positif bagi rencana BYD di pasar lain, termasuk Eropa Barat dan Amerika Utara. Jika tren ini berlanjut, BYD diperkirakan akan menambah pangsa pasar globalnya secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Namun, tantangan tetap ada, seperti persaingan ketat dari produsen lokal serta kebutuhan untuk terus memperkuat jaringan layanan purna jual. BYD harus memastikan kualitas layanan dan kepuasan konsumen agar pertumbuhan penjualan tidak hanya bersifat sementara.
