Keuangan.id – 13 Mei 2026 | Perusahaan energi panas bumi, PGEO, menjelaskan bahwa pengelolaan emisi mereka masih berada di bawah ambang batas Taksonomi Hijau Uni Eropa. Menurut PGEO, pengelolaan emisi mereka sudah sesuai dengan standar keberlanjutan.
PGEO menjelaskan bahwa intensitas emisi panas bumi mereka masih berada di bawah ambang batas yang ditentukan oleh Taksonomi Hijau Uni Eropa. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah melakukan pengelolaan emisi yang efektif dan efisien.
Taksonomi Hijau Uni Eropa adalah sistem klasifikasi yang digunakan untuk menilai dampak lingkungan dari berbagai kegiatan manusia. Sistem ini berdasarkan pada prinsip-prinsip keberlanjutan dan berfokus pada pengurangan emisi gas rumah kaca.
PGEO telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan keberlanjutan operasionalnya. Perusahaan tersebut telah meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil.











